Perkokoh Persatuan, Forum Perjuangan 1 Juni Gelar Pertemuan Semangat Gotong Royong di Gambiran

KPK SIGAP INVESTIGASI JATIM BANYUWANGI

 

BANYUWANGI – Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada tanggal 1 Juni 2026, Forum Perjuangan 1 Juni menyelenggarakan acara pertemuan akbar yang bertempat di Desa Wringinagung, Kecamatan Gambiran, Banyuwangi.

 

Kegiatan ini digelar sebagai momentum penting untuk memperkokoh kembali rasa persatuan, kebersamaan, dan semangat gotong royong yang berlandaskan pada nilai-nilai luhur Pancasila.

 

Melalui tema penguatan ideologi bangsa, acara ini mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan Pancasila sebagai fondasi utama dalam menjaga keutuhan NKRI serta memupuk rasa cinta tanah air di tengah tantangan zaman.

 

Dihadiri Tokoh Lintas Sektor dan Kepala Daerah

 

Acara yang berlangsung khidmat dan penuh semangat kebangsaan ini dihadiri oleh jajaran tokoh penting, akademisi, hingga pemuka masyarakat. Hadir secara langsung Bupati Banyuwangi, Ibu Ratna Aning Lestari, S.E., M.M., yang mengukir sejarah sebagai bupati perempuan pertama di Bumi Blambangan.

 

“Pancasila bukan sekadar hafalan, melainkan napas hidup kita dalam bermasyarakat. Melalui gotong royong, kita bisa melewati berbagai tantangan pembangunan di Banyuwangi,” ujar Bupati dalam arahannya.

 

Selain Bupati, hadir pula sejumlah tokoh berpengaruh lainnya yang turut memberikan dukungan penuh terhadap esensi peringatan ini, di antaranya:

 

Ibu Ir. Yayuk Banar Sri Pengayom, anggota DPRD Banyuwangi dari Fraksi PDI Perjuangan.

 

Dr. Hary Priono, akademisi sekaligus dosen dari Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Banyuwangi.

 

Gus Dion dari Yayasan Gajah Purwo.

 

Bapak Drs. Kondang Suryaningrat, Kepala Desa Wringinagung selaku tuan rumah.

 

Serta jajaran tokoh masyarakat, tokoh agama, dan pemuda setempat.

 

Pancasila sebagai Dasar Kehidupan Berbangsa

 

Dalam sambutannya, Kepala Desa Wringinagung, Drs. Kondang Suryaningrat, menyampaikan rasa bangganya atas terpilihnya Desa Wringinagung sebagai pusat pergerakan semangat Pancasila tahun ini.

 

Pihaknya berharap kegiatan ini mampu menginspirasi warga untuk terus mengutamakan musyawarah dan kerja bersama. Sementara itu, dari sudut pandang akademis, Dr. Hary Priono mengingatkan pentingnya mentransfer nilai-nilai 1 Juni kepada generasi muda agar tidak kehilangan jati diri bangsa.

 

Acara ditutup dengan komitmen bersama dari seluruh tokoh dan warga yang hadir untuk terus menanamkan Pancasila di dalam hati sanubari, menjaga toleransi, serta menjadikan gotong royong sebagai gaya hidup yang tak boleh pudar. Sumber berita: (Red Jaskurnia – Tim Media Kpk Sigap)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *