Diduga Konsumsi Alkohol Murni yang Dicampur Minuman Bersoda, Warga Kedungsri Butuh Meninggal Dunia

 

PURWOREJO – KPKsigap.com,

Seorang warga Desa Kedungsri, Kecamatan Butuh, Kabupaten Purworejo, berinisial SPL, dilaporkan meninggal dunia setelah diduga mengonsumsi alkohol murni yang dibeli dari salah satu apotek di wilayah Kecamatan Butuh. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu, 31 Mei 2026.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, SPL bersama rekannya yang berinisial MK membeli alkohol murni dari salah satu apotek di wilayah Kecamatan Butuh. Alkohol tersebut kemudian dicampur dengan minuman bersoda dan dikonsumsi bersama sekitar pukul 19.30 WIB 30 Mei 2026.

Beberapa jam setelah mengonsumsi campuran tersebut, kondisi keduanya mulai mengalami gangguan kesehatan. Sekitar tengah malam, SPL sempat mendatangi rumah salah seorang tetangganya untuk meminta air putih. Diduga, SPL merasakan panas atau ketidaknyamanan pada tubuhnya setelah mengonsumsi campuran alkohol tersebut. Setelah diberi air minum oleh tetangganya, SPL kembali ke rumah dan beristirahat.

Sementara itu, MK juga mengalami gejala yang diduga akibat keracunan, seperti mual, pusing, mata berkunang-kunang, dan tubuh lemas. Meski demikian, kondisi MK berangsur membaik.

Pada Minggu pagi, 31 Mei 2026, sekitar pukul 07.00 WIB, MK mengetahui bahwa rekannya, SPL, telah meninggal dunia. Peristiwa tersebut sontak mengejutkan warga sekitar.

Peristiwa ini memunculkan keprihatinan terkait penyalahgunaan alkohol yang tidak sesuai peruntukannya. Alkohol medis yang lazim dijual di apotek pada dasarnya diperuntukkan sebagai antiseptik atau cairan pembersih untuk penggunaan luar, bukan untuk dikonsumsi.

Para ahli kesehatan menjelaskan bahwa mengonsumsi alkohol berkadar tinggi dapat menimbulkan dampak serius bagi tubuh. Selain menyebabkan iritasi dan kerusakan saluran pencernaan, konsumsi alkohol berkadar tinggi berisiko memicu keracunan akut, gangguan kesadaran, muntah hebat, gangguan pernapasan, penurunan tekanan darah, hingga kematian.

Risiko akan semakin besar apabila alkohol yang dikonsumsi bukan merupakan alkohol pangan (food grade) atau mengandung zat tambahan yang tidak aman bagi tubuh. Dalam sejumlah kasus, keracunan alkohol dapat menyebabkan kerusakan organ vital seperti hati, ginjal, dan sistem saraf pusat dalam waktu singkat.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang mengenai penyebab pasti kematian SPL. Dugaan sementara masih mengarah pada dampak konsumsi alkohol murni yang dicampur dengan minuman bersoda.

Peristiwa ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar tidak menyalahgunakan alkohol medis yang diperuntukkan bagi kebutuhan antiseptik dan perawatan luka. Penggunaan produk tersebut di luar petunjuk dan peruntukannya dapat menimbulkan konsekuensi kesehatan yang sangat berbahaya, bahkan berujung pada kematian.

Reporter Edvin Riswanto

Editor Mursyidi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *