PEMDA Nagekeo Cetak Lahan Baru di Rendu Wawo untuk Dukung Swasembada Pangan

Nagekeo, Aesesa Selatan KPK-SIGAP.com –// Pemerintah Daerah Kabupaten Nagekeo melalui Wakil Bupati Bapak Gonzalo Muga Sada bersama DPRD Kabupaten Nagekeo membuka lahan baru di Desa Rendu Butowe, Kecamatan Aesesa Selatan, sebagai langkah nyata mendukung program swasembada pangan.
Acara pembukaan ini turut dihadiri oleh Camat Aesesa Selatan, perwakilan DPRD, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan warga sekitar. Dalam sambutannya, Camat Aesesa menyampaikan apresiasi tinggi kepada Presiden Prabowo, Gubernur NTT, Bupati Nagekeo, dan seluruh jajaran yang telah mendatangkan armada serta peralatan untuk membuka lahan baru di wilayah tersebut.
“Pembukaan lahan baru ini menjadi langkah besar bagi masyarakat Rendu Wawo. Kami sangat berterima kasih atas perhatian pemerintah, khususnya dalam mengatasi persoalan krisis air bersih dan pertanian di wilayah kami,” ujar Camat Aesesa.
Diketahui, hingga saat ini telah berhasil dicetak lahan baru seluas 10,5 hektar, yang dibagikan kepada 45 kepala keluarga. Secara keseluruhan, wilayah Kecamatan Aesesa Selatan memiliki potensi lahan baru seluas kurang lebih 300 hektar.
Anggota DPRD Kabupaten Nagekeo, Bapak Jhon Boleng, yang turut hadir menyampaikan bahwa lembaga DPRD sangat mengapresiasi upaya mencetak lahan dari kondisi tanah cadas yang sulit diolah. “Di masa sulit seperti ini, kita mampu menciptakan sesuatu yang luar biasa. Masyarakat Rendu Wawo harus bersatu dan terus mendukung kegiatan ini agar menjadi solusi ketahanan pangan di daerah,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Nagekeo, Bapak Gonzalo Muga Sada, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan hasil penghematan dari anggaran perjalanan dinas, yang dialihkan untuk program pertanian produktif.
“Rendu Wawo kami jadikan desa pertama dalam program cetak lahan sebagai bentuk nyata dukungan terhadap swasembada pangan. Ke depan, kami juga merencanakan pencetakan lahan baru di wilayah Munde, Malabai, dan Mbay Kiri,” ujarnya.
Sebagai bentuk komitmen, Wakil Bupati Gonzalo juga berencana menyumbangkan 1.000 bibit tanaman California yang akan ditanam di lahan tersebut. Ia berharap Rendu Wawo ke depan menjadi zona eksklusif untuk hortikultura dan tanaman buah-buahan.
Di akhir sambutannya, Gonzalo menyampaikan terima kasih kepada seluruh tokoh adat, masyarakat, dan tokoh perempuan yang telah mendukung dan menyukseskan kegiatan ini.
KPK-SIGAP Red MAXX MARE

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *