KPK SIGAP INVESTIGASI JATIM BANYUWANGI
Banyuwangi – Setelah menjalani perawatan medis secara intensif selama empat hari, Astutik, warga Kelurahan Kampung Melayu, Banyuwangi, akhirnya diizinkan meninggalkan RSUD Blambangan pada Sabtu (18/07/2026). Tim medis menyatakan kondisi pasien cukup stabil untuk melanjutkan pemulihan di rumah melalui skema rawat jalan.
Dokter Spesialis Saraf RSUD Blambangan, dr. Indah Ari Handayani, Sp.S., mengungkapkan bahwa dari hasil observasi klinis, Astutik terdiagnosis mengidap tumor pada bagian kepala sebelah kiri. Guna penanganan menyeluruh, pasien nantinya diwajibkan menjalani tindakan operasi.
“Saat ini kondisi pasien dinilai cukup stabil, sehingga pemulihan bisa dilanjutkan di rumah. Kendati demikian, pasien wajib mengikuti jadwal kontrol rutin yang telah ditetapkan demi mempersiapkan tindakan operasi lanjutan,” terang dr. Indah.
Selain memberikan lampu hijau untuk rawat jalan, dr. Indah juga merekomendasikan penggunaan kursi roda selama masa pemulihan. Alat bantu tersebut dinilai krusial untuk menjaga mobilisasi sekaligus menekan risiko medis sebelum prosedur operasi dilaksanakan.
Merespons kebutuhan tersebut, Direktur RSUD Blambangan, dr. Hj. Siti Aisyah Anggraeni, M.MRS., FISQua, CHQP, menyerahkan bantuan langsung berupa satu unit kursi roda kepada Astutik. Aksi nyata ini diharapkan dapat mempermudah aktivitas harian pasien sekaligus memberi suntikan moral.
“Kami berharap fasilitas ini dapat meringankan beban pasien dan keluarga. Semoga Ibu Astutik senantiasa diberi kekuatan agar seluruh proses pengobatan dan rencana operasi ke depan berjalan lancar. Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan kesehatan yang prima dan menyentuh kebutuhan pasien,” tutur dr. Siti Aisyah.
Setelah seluruh prosedur administrasi rampung, kepulangan Astutik difasilitasi oleh mobil siaga ambulans milik Kelurahan Kampung Melayu. Dengan pengawalan ketat dari pihak keluarga, pasien diantarkan langsung hingga ke kediamannya dengan aman.
Apresiasi mendalam pun datang dari pihak keluarga Astutik. Mereka menyampaikan rasa terima kasih atas dedikasi tim medis yang dipimpin dr. Indah Ari Handayani, kepedulian Direktur RSUD Blambangan atas bantuan kursi roda, serta respons cepat Pemerintah Kelurahan Kampung Melayu yang menyediakan transportasi medis.
“Alhamdulillah, kami sangat terbantu dengan kepedulian segenap pihak RSUD Blambangan, mulai dari perawatan, bantuan kursi roda dari Ibu Direktur, hingga fasilitas ambulans dari pihak kelurahan. Kami berharap proses operasi nanti bisa berjalan sukses dan Astutik segera sembuh,” ungkap perwakilan keluarga.
Langkah kolaboratif antara manajemen rumah sakit dan pemerintah tingkat kelurahan ini menjadi potret nyata dari pelayanan publik yang integratif. Sinergi tersebut mencerminkan komitmen pelayanan kesehatan di Banyuwangi yang tidak hanya mengutamakan aspek klinis, tetapi juga mengedepankan empati dan nilai kemanusiaan. Sumber berita: (Red Kurnia)



