KPK SIGAP INVESTIGASI JATIM BANYUWANGI
ROGOJAMPI, BANYUWANGI – Gema Ramadhan 1447 H di Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, menghadirkan pemandangan yang menyejukkan hati. Bulan suci yang dinanti umat Islam ini ternyata juga menjadi panggung persaudaraan bagi seluruh elemen masyarakat lintas iman. Semangat kebersamaan tersebut diwujudkan melalui aksi sosial pembagian 4.500 porsi takjil gratis bagi masyarakat pengguna jalan.
Bertempat di depan Klenteng (Kongco) Tik Liong Tian, Rogojampi, pada Rabu (11/03/2026), ratusan pemuda dan tokoh agama berkumpul. Tidak hanya umat Muslim, kegiatan ini melibatkan partisipasi aktif dari:
Pemuda Gereja Philadepia
Pemuda Gereja Bethel
Umat Katolik Stasi Bintang Timur
Umat Hindu Patoman
Pemuda Masjid Baiturrohim
Umat Kongco Tik Liong Tian
Sinergi dalam Keberagaman
Ketua Panitia Acara, Ko Irwan Kuswanto, menjelaskan bahwa agenda ini telah menjadi tradisi tahunan di Kongco Tik Liong Tian. Namun, setiap tahunnya keterlibatan elemen masyarakat terus meluas.
“Kami melibatkan semua elemen lintas agama untuk berpartisipasi. Kegiatan kali ini juga mendapat dukungan penuh dari Polsek Rogojampi yang menurunkan personel untuk mengatur lalu lintas sekaligus ikut membagikan takjil. Ini adalah wujud sinergi nyata,” ujar Ko Irwan.
Senada dengan hal tersebut, perwakilan Pemuda Masjid Baiturrohim, Ridho Nugroho, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif yang berpusat di Klenteng tersebut.
“Kami pemuda Muslim sangat mengapresiasi kegiatan ini. Ini bukan sekadar bagi-bagi makanan, tapi wujud nyata dari sikap Bhinneka Tunggal Ika. Kami ingin menunjukkan bahwa di Rogojampi, perbedaan keyakinan justru menjadi perekat kebersamaan,” ungkap Ridho.
Pesan untuk Generasi Penerus
Meski arus lalu lintas sempat padat, kehadiran anggota kepolisian berhasil mengurai kemacetan sehingga acara berjalan tertib. Masyarakat yang melintas tampak antusias menyambut bungkusan takjil yang diserahkan oleh para pemuda dari berbagai latar belakang agama tersebut.
Pihak panitia penyelenggara menutup kegiatan dengan ucapan terima kasih atas kekompakan seluruh peserta. Harapannya, aksi ini tidak berhenti di sini, melainkan terus berlanjut setiap tahunnya sebagai warisan nilai toleransi bagi generasi penerus bangsa, khususnya di Bumi Blambangan.
Pewarta: (Red Yamka)
Editor: (Red Kurnia)




