KPK SIGAP INVESTIGASI JATIM BANYUWANGI
BANYUWANGI – Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum refleksi mendalam bagi Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyuwangi untuk memperkuat perannya di tengah masyarakat. Di bawah kepemimpinan Kombes Pol. Dr. Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H., institusi ini menegaskan komitmennya dalam mengawal peningkatan kualitas generasi muda guna mewujudkan Banyuwangi sebagai Kota Ramah Anak demi menyongsong Indonesia Emas 2045.
Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Kapolresta Banyuwangi usai memimpin jalannya upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang berlangsung khidmat di Taman Blambangan, Banyuwangi, Rabu (1/7/2026). Melalui tema besar pengabdian, Polresta Banyuwangi bertekad mentransformasikan visi perlindungan anak menjadi tindakan nyata di lapangan.
“Polri untuk masyarakat diharapkan dapat merajut peradaban bersama masyarakat. Langkah awal dan utamanya berangkat dari upaya mencetak generasi muda yang lebih baik,” ujar Kombes Pol. Rofiq saat diwawancarai awak media selepas upacara.
Menciptakan Ruang Aman dan Mendorong Prestasi
Dalam pemaparannya, Kombes Pol. Rofiq menekankan pentingnya membangun Banyuwangi sebagai ruang aman. Lingkungan yang kondusif dinilai menjadi kunci utama agar anak-anak dapat menempuh pendidikan dengan nyaman, sekaligus membentengi mereka dari ancaman eksternal seperti penyalahgunaan narkotika dan pergaulan bebas.
Sebagai langkah konkret, Polresta Banyuwangi aktif melibatkan kelompok remaja dalam berbagai kegiatan positif. Pendekatan ini dilakukan dengan membentuk kader-kader muda, mulai dari pelopor keselamatan lalu lintas, duta antinarkoba, hingga da’i cilik.
“Melalui berbagai stimulus, seperti perlombaan Satkamling, lomba da’i, dan pelopor lalu lintas, kita memacu anak-anak muda untuk mengukir prestasi, baik di tingkat regional maupun nasional. Kita siapkan mereka menjadi bibit unggul menuju Generasi Emas,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Kapolresta menjelaskan bahwa keterlibatan aktif masyarakat merupakan pilar penting dalam sistem keamanan modern. Menurutnya, rasa aman tidak bisa mengandalkan aparat penegak hukum semata, melainkan harus dibangun secara kolektif.
“Itu bagian dari meyakinkan masyarakat bahwa proses untuk memberikan pelayanan, pelindungan, dan pengayoman itu harus diciptakan bersama-sama,” imbuh Kombes Pol. Rofiq.
Penguatan Fondasi Trust Building dan Hukum
Memasuki usia korps yang ke-80, Kombes Pol. Rofiq berharap institusi yang dipimpinnya dapat terus meningkatkan profesionalisme dan responsivitas dalam melayani warga. Ia menegaskan bahwa Polri harus konsisten memegang teguh semangat Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan) dengan menempatkan hukum sebagai panglima tertinggi.
Di sisi lain, ia juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran terhadap keamanan lingkungannya masing-masing melalui konsep kemitraan yang setara.
“Saya berharap masyarakat juga bisa menjadi polisi untuk dirinya sendiri. Dari sana, Polri dapat mengoptimalkan proses trust building (membangun kepercayaan), partnership (kemitraan), dan building for excellence (membangun keunggulan pelayanan),” terangnya.
Apresiasi dan Dukungan Pemerintah Daerah
Visi dan kinerja Polresta Banyuwangi mendapat apresiasi positif dari Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, yang turut hadir dalam peringatan tersebut, menyampaikan ucapan selamat hari jadi kepada jajaran kepolisian.
Menurut Bupati Ipuk, Polresta Banyuwangi selama ini telah memberikan kontribusi signifikan, tidak hanya dalam menjaga stabilitas keamanan dan kondusivitas wilayah, tetapi juga dalam mendukung program-program pembangunan daerah.
“Kehadiran kepolisian di Banyuwangi selama ini tidak hanya berfokus pada fungsi perlindungan dan pengayoman warga, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam mendukung kemajuan daerah,” kata Bupati Ipuk.
Ia berharap sinergi yang telah terbangun erat antara pemerintah daerah dan kepolisian dapat terus dipertahankan demi kesejahteraan masyarakat Bumi Blambangan.
“Semoga ke depan kita bisa terus berkolaborasi, bersinergi untuk melayani masyarakat, meningkatkan capaian kinerja, dan tentunya yang lebih penting adalah bagaimana kondusivitas wilayah ini kita jaga bersama-sama,” pungkasnya. Sumber berita: (Red Kurnia)




