Manado — kpksigap.com, Sabtu 11 Oktober 2025.
Semangat juang dan kebanggaan daerah kembali menggelora. Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Kandou (YSK) secara resmi melepas kontingen tujuh cabang olahraga beladiri yang akan berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri 2025 di Kudus.
Upacara pelepasan berlangsung khidmat dan penuh semangat di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut, dihadiri jajaran Forkopimda, pengurus KONI Sulut, pelatih, dan keluarga atlet yang turut memberi dukungan moril kepada para pejuang olahraga daerah.
Dalam sambutannya, Gubernur YSK menyampaikan rasa bangga dan apresiasi mendalam kepada seluruh atlet yang telah berlatih keras menghadapi ajang bergengsi nasional tersebut.
“Saya bangga dengan semangat para atlet Sulut. Hanya satu kata untuk kalian: Menang! Tapi ingat, kemenangan sejati bukan hanya soal medali, melainkan sportivitas, semangat juang, dan rasa hormat kepada lawan,” tegas Yulius Selvanus disambut riuh tepuk tangan hadirin.
YSK menekankan bahwa olahraga bukan sekadar kompetisi, melainkan wadah pembentukan karakter, disiplin, dan mental juara generasi muda. Pemerintah Provinsi, katanya, akan terus memperkuat komitmen melalui peningkatan fasilitas olahraga, pelatihan pelatih profesional, hingga beasiswa bagi atlet berprestasi.
“Pemerintah hadir untuk memastikan setiap atlet Sulut memiliki ruang berprestasi dan kebanggaan membawa nama daerah,” ujarnya penuh semangat.
Ketua Umum KONI Sulut, Brigjen TNI (Purn) Boy Jerry Waleleng, dalam laporannya menyampaikan bahwa Sulawesi Utara mengirimkan tujuh cabang olahraga beladiri, masing-masing Taekwondo, Gulat, Kempo, Karate, Pencak Silat, Wushu, dan Sambo.
Seluruh atlet telah menjalani pemusatan latihan (TC) selama dua pekan di bawah pengawasan ketat pelatih dan tim teknis KONI Sulut.
“Kami sudah melakukan persiapan matang. Kondisi atlet siap 100 persen, baik secara teknis, fisik, maupun mental. Target kami jelas—setiap cabor harus berjuang maksimal untuk membawa pulang medali bagi Sulawesi Utara,” tegas Boy Waleleng optimistis.
Momentum haru menyelimuti akhir acara ketika Gubernur Yulius Selvanus menyerahkan bendera kontingen kepada Ketua Tim Edyson Lambe, sebagai simbol doa dan harapan agar para atlet tampil penuh semangat di PON Beladiri 2025.
“Bertandinglah dengan hati, tunjukkan karakter Sulawesi Utara yang kuat, tangguh, dan pantang menyerah. Jadikan semangat ‘Torang Bisa’ sebagai motivasi dalam setiap langkah,” pesan YSK penuh makna.
Acara tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh penting, antara lain Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Harry Langie, Komisaris Utama Bank SulutGo Ramoy Markus Luntungan, para pejabat Forkopimda, serta keluarga besar KONI Sulut.
Kehadiran mereka menjadi bukti nyata sinergi dan dukungan luas dari berbagai pihak terhadap kemajuan dunia olahraga di Sulawesi Utara.
Dengan semangat kebersamaan dan tekad kuat, kontingen beladiri Sulut siap berangkat membawa panji kebanggaan daerah di PON Kudus. Harapannya, torehan medali emas akan menjadi hadiah terindah bagi Bumi Nyiur Melambai — simbol kejayaan olahraga dan kebangkitan generasi muda Sulut yang berkarakter juara.. (Oby)
Gubernur YSK Lepas 7 Cabor Beladiri Sulut ke PON Kudus: “Bertandinglah dengan Hati, Bawa Pulang Emas untuk Bumi Nyiur Melambai!”

