Grand Final Pemilihan Duta Pelajar Kabupaten Gowa 2025: Dewan Pakar 455 Cecar Finalis Dengan Judi Online

MAKASSAR – Kpksigap.com – Grand Final Pemilihan Duta Pelajar Kabupaten Gowa 2025 yang dilaksnakan di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, 28 Januari 2025 sukses digelar dengan diikuti oleh 52 finalis dari berbagai sekolah di Gowa. Setelah melalui seleksi ketat, terpilihlah Pelajar dari SMPN 1 Bajeng Barat sebagai Duta Pelajar juara putra dan dari SMAN 5 Gowa sebagai Duta Pelajar putri 2025.

 

Kegiatan yang berlangsung hampir seharian ini tidak hanya menguji kecerdasan dan keterampilan berbicara para peserta, tetapi juga menekankan aspek literasi digital dan etika bermedia sosial. Dalam sesi tanya jawab dengan dewan juri, para finalis mendapatkan banyak masukan, khususnya mengenai peran duta pelajar sebagai role model dalam menghadapi tantangan era digital, termasuk ancaman judi online yang semakin marak di kalangan pelajar.

Sebagai Dewan Juri sekaligus Penggerak Literasi Digital, Anshar Syukur, yang juga sebagai Dewan Pakar komunitas 455, menyoroti pentingnya kesadaran pelajar dalam menggunakan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab. Dalam sesi penjurian, ia secara tegas mengkritisi dan mencecar peserta terkait maraknya judi online di kalangan remaja.

 

“Saya sengaja menggali sejauh mana pemahaman para finalis tentang bahaya judi online, karena ini sudah menjadi ancaman serius bagi generasi muda. Banyak pelajar yang terjerumus karena tergiur iming-iming keuntungan instan, padahal yang terjadi justru sebaliknya: mereka kehilangan uang, waktu, dan bahkan masa depan. Sebagai duta pelajar, mereka harus menjadi pelopor dalam menyebarkan edukasi dan kesadaran tentang bahayanya,” ujar Anshar Syukur.

Ia juga menambahkan bahwa seorang duta pelajar harus mampu menjadi contoh bagi teman-temannya dalam beretika di dunia digital. “Duta pelajar harus menjadi garda terdepan dalam kampanye penggunaan internet yang sehat dan produktif. Mereka harus bisa menyebarkan informasi yang bermanfaat, menghindari penyebaran hoaks, serta menjauhi jebakan digital seperti judi online yang bisa merusak mental dan ekonomi pelajar,” tambahnya.

 

Ajang Duta Pelajar Kabupaten Gowa 2025 bukan sekadar ajang pencarian bakat, tetapi juga wadah pembentukan karakter kepemimpinan, integritas, dan kecakapan digital. Para pemenang diharapkan dapat menjalankan peran mereka dengan baik, membawa semangat perubahan positif, dan menjadi agen literasi digital di lingkungan sekolah dan masyarakat.

 

Dengan hadirnya duta pelajar yang memiliki kesadaran literasi digital, memahami etika bermedia sosial, serta berani menyuarakan bahaya judi online, diharapkan generasi muda di Gowa semakin siap menghadapi tantangan era digital dan mampu membawa perubahan yang lebih baik bagi masa depan.

 

(*CR)

Korlip KPK SIGAP Sulawesi Selatan 🇮🇩

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *