Jakarta Pusat, KPK sigap.com –
Kebakaran hebat melanda permukima padat penduduk di Jalan Batu Tulis 8, Jakarta Pusat, pada Jumat sore (18/04/2025) sekitar pukul 16.00 WIB. Api yang berkobar cepat itu menghanguskan sedikitnya delapan rumah warga, menyisakan kepanikan dan kerugian besar.
Dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik sebagai pemicu awal kebakaran. Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian dan tim pemadam kebakaran masih melakukan penyelidikan mendalam terkait penyebab pasti peristiwa tersebut.
Api Berkobar Cepat, Warga Panik dan Selamatkan Diri
Menurut keterangan saksi mata bernama Rojak, api pertama kali muncul dari sebuah rumah di bagian tengah deretan. “Tiba-tiba saya dengar suara kayak konslet listrik, langsung keluar api dari jendela. Dalam beberapa detik, apinya langsung besar,” jelasnya kepada KPK Sigap.com di lokasi kejadian.
Warga yang panik berusaha menyelamatkan diri dan barang-barang penting seadanya. Beberapa di antaranya berteriak minta tolong sambil berlari ke jalan. Sebagian warga juga berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya seperti ember air dan alat semprot sederhana.
Petugas Damkar Kerahkan 4 Unit, Korban Jiwa Nihil
Tak lama setelah kebakaran dilaporkan, sebanyak empat unit mobil Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Pusat tiba di lokasi bersama sejumlah petugas kepolisian. Proses pemadaman berlangsung selama lebih dari satu jam, menghadapi tantangan akses jalan yang sempit dan kepulan asap tebal.
“Kami kerahkan empat mobil dan belasan personel. Beruntung, tidak ada korban jiwa. Hanya satu warga mengalami luka bakar ringan dan sudah dibawa ke rumah sakit,” ujar salah satu petugas di lapangan.
Pihak kepolisian langsung memasang garis polisi di sekitar lokasi kejadian dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Sementara itu, warga yang terdampak kini mengungsi ke rumah keluarga terdekat atau ke pos darurat sementara yang disiapkan oleh RT setempat.
Pemerintah Imbau Pemeriksaan Instalasi Listrik Rutin
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya perawatan instalasi listrik di permukiman padat. Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk secara berkala memeriksa kelayakan kabel listrik, stop kontak, dan alat elektronik guna mencegah kejadian serupa.
“Kawasan padat seperti ini sangat rentan kebakaran bila tidak ada pengecekan rutin. Kami akan tindak lanjuti dengan sosialisasi keamanan listrik bersama warga,” ujar salah satu pejabat kelurahan yang ikut memantau lokasi kejadian.
KPK Sigap Red Rizmayanti




