Agam Sumbar, KPK sigap
Edukasi sangat penting, terutama kepada masyarakat terkait penanaman vegetasi di kawasan tebing.
Musibah memang bisa terjadi kapan saja dan dimana saja.
Seperti halnya yang terjadi pada Jalan Bukittinggi via Sungai Landia – Matur dilaporkan lumpuh total akibat longsor. Lokasi: Simanciah, Sungai Landia (dekat Mushalla Al Mubarak, Kamis, 7 Mei 2026 sekitar pukul 23.20 WIB
Pengendara roda 2 dan 4 tidak bisa melalui Jalan tersebut.
Dalam kondisi tersebut pihaknya mengimbau kepada pengendara tetap waspada dan berhati-hati saat berkendara, terutama di daerah rawan longsor.
Camat IV Koto Subchan, Jumat (7/5) mengatakan, upaya kita adalah bagaimana melakukan pencegahan dan mengurangi risiko sebelum bencana datang.
“Kali ini, pada titik longsor yang sama, bencana kembali berulang. Pertanyaannya, pelajaran apa yang mesti diambil,” katanya.
Pihaknya memberikan edukasi kepada masyarakat sekitar terkait jenis vegetasi yang saat ini ditanam di area tebing. Terlihat masih terdapat tanaman pisang dan tanaman muda seperti cabe.
“Pisang merupakan tanaman yang banyak menyimpan air dan memiliki akar dangkal. Kondisi ini dapat menambah beban pada tebing, terutama saat musim hujan,” katanya.
Karena akar pisang tidak mengikat tanah secara kuat dan dalam, tanah menjadi mudah bergerak ke bawah dan berpotensi longsor.
Begitu juga dengan tanaman cabe yang memiliki perakaran pendek. Dalam praktiknya, masyarakat sering menggunakan mulsa plastik pada tanaman cabe.
“Akibatnya, air hujan tidak terserap optimal ke dalam tanah dan lebih banyak mengalir di permukaan,” katanya.
Aliran permukaan ini memicu pengikisan tanah (erosi) sehingga lereng semakin rentan bergerak ke bawah.
Karena itu, masyarakat yang tinggal di sekitar tebing diharapkan lebih memperhatikan jenis vegetasi yang ditanam.
Tanaman berakar kuat dan dalam lebih dianjurkan sebagai penguat lereng, seperti kaliandra, vetiver (akar wangi), bambu, serta berbagai tanaman kayu lainnya.
“Semoga dengan kesadaran dan edukasi bersama, kita dapat hidup berdampingan secara aman dengan wilayah ber-topografi perbukitan dan ngarai ini,” katanya.
Editor Mursyidi




