‎Diklat & Penyegaran Pelatih Hapkido Nasional XIV 2025 Digelar di Manado: Sulut Mantapkan Posisi Sebagai Barometer Beladiri Indonesia

‎MANADO – kpksigap.com, Jumat, 29 Agustus 2025.
‎Sulawesi Utara kembali menorehkan tinta emas dalam sejarah olahraga beladiri nasional. Untuk ke-14 kalinya, Diklat & Penyegaran Pelatih Hapkido Indonesia Tingkat Nasional tahun 2025 resmi digelar, kali ini di Kota Manado, tepatnya di Gedung Integritas BPSDMD Sulawesi Utara, pada 29–31 Agustus 2025.

‎Ajang prestisius berskala nasional ini diikuti oleh peserta dari sembilan provinsi: Jawa Timur, Bali, Papua, Papua Barat Daya, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Kalimantan Barat, dan Maluku Utara. Ratusan pelatih dan praktisi muda Hapkido hadir, bukan hanya untuk memperdalam teknik, tetapi juga memperkuat persaudaraan lintas daerah dengan menjunjung tinggi nilai sportivitas dan persatuan.

‎Yang menjadi sorotan istimewa, kegiatan ini menghadirkan langsung Master Vincentius Yoyok Suryadi, atau yang akrab disapa Master Yoyok. Beliau dikenal sebagai salah satu tokoh sentral perkembangan Hapkido di Indonesia. Dengan reputasi internasional, pengalaman panjang, dan dedikasi luar biasa dalam pembinaan atlet maupun pelatih, Master Yoyok menekankan bahwa pelatih sejati bukan hanya menguasai teknik, tetapi juga wajib menanamkan disiplin, filosofi, dan etika beladiri.

‎Lebih dari sekadar pelatihan, kehadiran Manado sebagai tuan rumah menjadi bukti bahwa Sulawesi Utara terus memantapkan diri sebagai barometer olahraga beladiri Indonesia. Semangat khas “Sulut Petarung” menggema sepanjang acara, sejalan dengan visi besar Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling, SE, yang selalu menegaskan bahwa:

‎“Kita adalah Petarung – tangguh, berkarakter, dan siap bersaing di level internasional.”

‎Dengan suksesnya pelaksanaan Diklat & Penyegaran Pelatih Hapkido Indonesia Tingkat Nasional XIV ini, Sulawesi Utara tidak hanya membuktikan kapasitasnya sebagai tuan rumah kegiatan olahraga nasional, tetapi juga memperkuat peranannya dalam melahirkan generasi pelatih dan atlet beladiri yang berintegritas dan berdaya saing global.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *