‎Gubernur Yulius Selvanus Tegaskan Komitmen Sulut Perkuat Pemerataan Akses Keuangan Nasional


‎JAKARTA, kpksigap.com, Sabtu,11 Oktober 2025.
‎Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara kembali menegaskan perannya sebagai daerah yang aktif mendorong pemerataan ekonomi melalui inklusi dan akses keuangan yang lebih luas bagi masyarakat.
‎Hal itu disampaikan langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) 2025, yang digelar di Ballroom Danarote, Balai Kartini, Jakarta.

‎Rakornas tahun ini mengangkat tema “Memperkuat Ketahanan Ekonomi Nasional Melalui Peningkatan Akses Keuangan Daerah”, dan menjadi wadah strategis mempertemukan pemerintah daerah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta pelaku industri keuangan dalam merumuskan arah kebijakan inklusi keuangan nasional yang berkeadilan.

‎Dalam forum bergengsi tersebut, Gubernur Yulius hadir bersama sejumlah kepala daerah dari Sulawesi Utara, di antaranya Bupati Kepulauan Talaud Welly Titah, Wali Kota Bitung Hengky Honandar, Bupati Bolsel Iskandar Kamaru, Wali Kota Tomohon Caroll Senduk, Wakil Bupati Minsel Theo Kawatu, Wakil Wali Kota Kotamobagu Rendy Mangkat, serta Asisten Administrasi Umum Setdaprov Sulut Fransiscus Manumpil dan Sekda Minahasa Lynda Watania.

‎Dalam sambutannya, Gubernur Yulius menegaskan bahwa pemerataan akses keuangan bukan sekadar program ekonomi, melainkan pondasi utama bagi keadilan sosial dan kesejahteraan masyarakat.

‎“Ketika masyarakat kecil, petani, nelayan, dan pelaku UMKM memiliki akses ke pembiayaan yang mudah, maka roda ekonomi daerah akan berputar lebih cepat dan ketahanan ekonomi nasional akan semakin kuat,” ujar Yulius Selvanus dengan tegas.

‎Gubernur juga menyebut, Pemprov Sulut bersama TPAKD terus memperluas berbagai program unggulan seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR), literasi keuangan bagi masyarakat pedesaan, hingga digitalisasi layanan keuangan di wilayah kepulauan dan pelosok.

‎Langkah-langkah tersebut, lanjutnya, merupakan bagian dari visi besar Pemprov Sulut untuk membangun ekonomi inklusif yang merata, tangguh, dan berkelanjutan.

‎“Keadilan ekonomi dimulai dari akses yang merata. Karena itu, Sulawesi Utara berkomitmen menjadi daerah yang tidak hanya tumbuh, tapi juga menumbuhkan,” pungkas Yulius.

‎Rakornas TPAKD 2025 menjadi momentum penting memperkuat sinergi lintas sektor dalam mempercepat pemerataan akses keuangan hingga lapisan masyarakat paling bawah. Dengan arah kebijakan yang jelas dan kolaborasi yang solid, Sulawesi Utara siap menjadi salah satu motor penggerak utama ketahanan ekonomi nasional.. (oby)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *