๐ฃ๐ฎ๐ฏ๐ฟ๐ถ๐ธ ๐๐ฎ๐ฟ๐ฎ๐บ ๐ฌ๐ผ๐ฑ๐ถ๐๐บ ๐๐ฎ๐ฏ๐๐ฟ๐ฒ๐ฎ ๐ฃ๐๐น๐๐ต๐ฎ๐ป ๐ง๐ฎ๐ต๐๐ป ๐ง๐ฒ๐ฟ๐ฏ๐ฒ๐ป๐ด๐ธ๐ฎ๐น๐ฎ๐ถ: ๐๐ฎ๐ป๐ฎ ๐ฃ๐ฒ๐บ๐ฑ๐ฎ ๐ก๐ด๐ฎ๐ฑ๐ฎ ๐๐ถ๐ธ๐ฒ๐น๐ผ๐น๐ฎ ๐ฌ๐ฎ๐๐ฎ๐๐ฎ๐ป ๐๐ถ๐๐ฟ๐ฎ ๐ฅ๐ฎ๐ถ๐ฏ ๐ง๐ฎ๐ป๐ฝ๐ฎ ๐๐ฒ๐ท๐ฎ๐ธ
Mbay, kpksigap.com โ Pabrik garam yodium di Dusun Kaburea, Desa Tenda Kinde, Kecamatan Wolowae, yang dibangun untuk menopang perekonomian lokal, kini menjadi saksi bisu gagalnya pengelolaan aset publik oleh Pemerintah Daerah Ngada. Puluhan tahun terbengkalai, pabrik tersebut tak hanya menyisakan bangunan kosong, tetapi juga jejak pengelolaan dana yang tak jelas.
Dana yang dikucurkan Pemda Ngada kala itu kabarnya dikelola oleh sebuah yayasan bernama Yayasan Citra. Namun, hingga kini tidak ada kejelasan soal penggunaan anggaran tersebut maupun pertanggungjawabannya.
๐ฃ๐ฒ๐ด๐ฎ๐๐ฎ๐ถ ๐ง๐ฎ๐ธ ๐๐ถ๐ด๐ฎ๐ท๐ถ, ๐๐๐ฒ๐ ๐๐ถ๐น๐ฎ๐ป๐ด
La Umar, mantan penjaga pabrik, mengaku mundur setelah dua tahun menjaga fasilitas tersebut tanpa menerima gaji maupun insentif.
โSetelah Yosep Lambo alias Tete Lambo tidak kasih kami insentif, kami berhenti. Dulu saya dan almarhum Sulaiman ditunjuk langsung Tete Lambo atas perintah almarhum Lero Dakunya, Kepala Dinas Deperindag Ngada waktu Nagekeo masih gabung dengan Kabupaten Ngada,โ ungkap Umar di kediamannya di Kaburea, Senin (21/7/2025).
Ia menambahkan, tidak pernah ada kejelasan berapa besar gaji yang dijanjikan. โSelama dua tahun lebih, kami jaga pabrik tanpa terima satu sen pun. Akhirnya kami tinggalkan, karena mau makan apa?โ katanya.
Setelah ditinggalkan, sejumlah aset pabrik dilaporkan hilang. Umar sendiri mengaku tidak tahu detail soal kehilangan itu. โYang saya tahu hanya mesin penggerak yang rusak sempat diberikan Lero Dakunya ke bapak Rafel Awe, sedangkan komputer dibawa oleh Rius,โ tambahnya.
๐ฆ๐ถ๐บ๐ฏ๐ผ๐น ๐๐ฎ๐ด๐ฎ๐น๐ป๐๐ฎ ๐ฃ๐ฒ๐ป๐ด๐ฒ๐น๐ผ๐น๐ฎ๐ฎ๐ป ๐๐๐ฒ๐ ๐ฃ๐๐ฏ๐น๐ถ๐ธ
Terbengkalainya pabrik garam yodium Kaburea menjadi bukti lemahnya tata kelola aset publik Pemda Ngada pada masa itu. Tidak hanya soal kelalaian membayar hak pegawai, tetapi juga pengelolaan dana yang tak transparan dan pengawasan yang lemah.
Yayasan Citra, yang disebut-sebut mengelola dana dari Pemda, hingga kini tidak pernah memberikan laporan penggunaan anggaran. Masyarakat pun tidak mengetahui ke mana sebenarnya dana itu mengalir.
Kasus ini menambah daftar panjang proyek daerah yang berhenti di tengah jalan tanpa kejelasan, meninggalkan kerugian bagi masyarakat.
๐ฃ๐ฒ๐ฟ๐น๐ ๐ง๐ถ๐ป๐ฑ๐ฎ๐ธ๐ฎ๐ป ๐ง๐ฒ๐ด๐ฎ๐ ๐ฑ๐ฎ๐ป ๐ง๐ฟ๐ฎ๐ป๐๐ฝ๐ฎ๐ฟ๐ฎ๐ป
Pemerintah daerah dan aparat penegak hukum didesak segera menelusuri kejelasan pengelolaan dana pabrik garam yodium ini, termasuk menindaklanjuti hilangnya aset yang tersisa.
โKalau soal modal yang digelontorkan Pemda Ngada dan dikelola Yayasan Citra, saya sama sekali tidak tahu,โ pungkas Umar.
Kini masyarakat menunggu langkah nyata pemerintah untuk menuntaskan kasus ini dan memastikan kejadian serupa tidak terulang.
KPK sigap red
Editor mursyidi
Reporter Anyo subiasy




