KPK SIGAP INVESTIGASI JATIM BANYUWANGI
BANYUWANGI — Proses pengiriman trafo raksasa untuk proyek Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) Kalipuro kembali memicu persoalan. Truk trailer yang membawa muatan super berat tersebut mendadak mengalami kerusakan teknis tepat di atas jembatan yang merupakan urat nadi aktivitas warga setempat.
Diduga kuat, kendaraan raksasa tersebut mengalami patah as roda atau pecah ban akibat beban muatan. Posisi truk yang berhenti melintang di tengah jembatan praktis menutup akses utama dan memicu kelumpuhan arus lalu lintas.
Dampaknya langsung dirasakan oleh warga sekitar yang hendak beraktivitas sejak pagi hari:
Miftahul Ulum (Pekerja): Mengaku telat masuk kantor karena terjebak antrean panjang hingga pukul 08.00 WIB. Arus kendaraan akhirnya terpaksa dialihkan ke jalan perkampungan yang sempit.
Hadi (Warga): Mengeluhkan anaknya yang terlambat tiba di sekolah akibat penutupan jalur ini. Menurutnya, rute alternatif bagi kendaraan roda empat memutar sangat jauh.
Kondisi Terkini: Hingga Kamis pagi, truk bermasalah tersebut masih tertahan di lokasi untuk proses perbaikan darurat, membuat lalu lintas di kawasan Kalipuro belum sepenuhnya pulih.
Insiden ini kembali memantik sorotan publik terhadap manajemen distribusi proyek GITET Kalipuro, yang sebelumnya memang sempat menuai polemik terkait izin dan prosedur pengiriman. Warga mendesak pihak terkait segera mengevakuasi armada tersebut agar mobilitas harian mereka kembali normal. Sumber berita: (Red Kurnia Tim Media Kpk Sigap)




