Pengecer Pupuk Bersubsidi Nyatakan Komitmen Ikuti Het; Camat Pacar Titip Harapan !

Pacar, Manggarai Barat, KPK-SIGAP.Com-// Indikasi penjualan pupuk bersubsidi melampaui harga eceran tertinggi (HET) oleh oknum HJ alias BH selaku orangtua kandung Yohanes Ilham Jomi sebagai  Pengecer Pupuk Bersubsidi untuk 13 desa di Kecamatan Pacar, Kabupaten Manggarai Barat, Flores – Nusa Tenggara Timur ( NTT) , awalnya dibantah !
” Intinya kami tidak pernah menjual pupuk subsidi diatas harga eceran tertinggi (HET) selama ini ,” tegas Pengecer Pupuk Bersubsidi Kecamatan Pacar, Yohanes Ilham Jomi kepada media ini di Kantor CV.Harum Jaya , Distributor Pupuk Bersubsidi Kabupaten Manggarai Barat di Labuan Bajo, Selasa, 3/6/2025.
Berselang sehari , Yohanes Ilham Jomi menandatangani surat pernyataan bermeterai disaksikan oleh Distributor Pupuk Subsidi Kabupaten Manggarai Barat, CV.Harum Jaya, Perwakilan Pupuk Indonesia Wilayah Flores, Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Pacar , Benediktus Mursono , S.St., Perwakilan Kelompok Tani Dangka asal Desa Compang  Kecamatan Pacar, Sekcam mewakili Camat Pacar , dan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Manggarai Barat, Laurensius Halu, S.St., bertempat di Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Manggarai Barat di Labuan Bajo, Rabu, 4/6/2025.
Dalam surat pernyataan ini , Yohanes Ilham Jomi, menyatakan komitmennya akan dua hal . Surat pernyataan bermeterai tertanggal 4 Juni 2025  secara sadar , pengecer resmi pupuk bersubsidi Kecamatan Pacar   ini menyatakan komitmen dirinya untuk , Pertama ;  ” Bersedia menjual harga pupuk bersubsidi di wilayah layanan saya sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi ( HET) dengan harga yang ditetapkan sesuai dengan ketentuan sebagaimana tertuang pada Keputusan Mentri Pertanian Republik Indonesia Nomor 644/ KPTS/SR.310/M.11/ 2024, Tanggal 19 November 2024. 1. Pupuk Urea Rp 2.250 / kg, 2. Pupuk Ponska Rp 2.300/kg .”
Kedua : ” Apabila dikemudian hari saya menjual pupuk pupuk bersubsidi diluar dari Harga Eceran Tertinggi (HET) maka saya bersedia dituntut secara hukum sesuai dengan peraturan dan ketentuan perundangan undangan yang berlaku dan  dicabut ijin sebagai pengecer resmi pupuk bersubsidi di Kecamatan Pacar.
Camat Pacar , Ferdy Pelong sebagai salah satu pihak yang ikut menandatangani surat pernyataan Pengecer Pupuk Bersubsidi Kecamatan Pacar, diwakili Sekcam Pacar , memberikan tanggapan dan harapannya agar program pupuk bersubsidi ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para petani penerima pupuk subsidi di 169 desa di 12 kecamatan di Kabupaten Manggarai Barat, khususnya di 13 desa dalam wilayah Kecamatan Pacar.
” Atas surat pernyataan ini tentunya yang pertama saya menyampaikan terima kasih kepada Lembaga Monitoring Independen Nusa Tenggara Timur (LMI-NTT) karena telah melakukan pekerjaan yang luar biasa untuk melakukan investigasi atas dugaan penjualan pupuk bersubsidi yang tidak sesuai dengan ketentuan, termasuk menyampaikan hasil-hasil investigasinya ke dinas terkait sehingga menghasilkan surat pernyataan ini. Yang kedua , semoga kedepannya tidak ada lagi temuan seperti ini sehingga program pupuk subsidi ini benar-benar dirasakan betul oleh masyarakat kita , khususnya para petani kita di Kecamatan Pacar,”  ungkapnya kepada Tim Investigasi Nasional Media KPK-SIGAP, Jumat malam , 6/6/2025 seraya menambahkan : ” maju terus LMI-NTT, salam sehat .”
Terpisah , malam yang sama , Kepala Desa Golo Lajang Barat, Fransiskus Dagung, menyatakan kegembiraannya atas pencapaian LMI- NTT dalam mengadvokasi persoalan seputar pupuk subsidi di Kecamatan Pacar hingga terbitnya Surat Pernyataan Kesediaan Menjual Pupuk Bersubsidi sesuai HET oleh Pengecer Pupuk Bersubsidi Kecamatan Pacar, Rabu, 4/6/2025.
” Ok pak sekertaris LMI sy mewakili seluruh warga masyarakat Desa Golo Lajang Barat menyampaikan ucapan terimakasih yg setinggi tingginya buat ite..yg telah berusaha  hak petani di kec.Pacar dalam harga pupuk subsidi kembali keharga HET.moga Tuhan yang Maha kuasa selalu menyertai perjalanan tugas dan panggilan hidup Bapak ,” ungkapnya Jumat malam, 6/6/2025.
Sebelumnya , Kades Golo Lajang Barat Kecamatan Pacar ini menyambut positif kehadiran LMI-NTT memghimpum kesaksian warga masyarakat kelompok tani di desanya terkait jumlah nilai nominal tebusan pupuk subsidi yang telah mereka bayar melampaui HET sesuai harga yang ditentukan secara sepihak oleh oknum HJ alias BH selaku orangtua kandung Yohanes Ilham Jomi sebagai Pengecer Pupuk Bersubsidi Kecamatan Pacar***
Reporter Kpk Sigap Red, Adrianus Jehamat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *