kpksigap.com.Donggala – Kegiatan Safari Ramadan di Masjid Raya Donggala kembali digelar pada tahun 2025 M/1446 H. Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Bupati Donggala Vera Elena Laruni dan Wakil Bupati Donggala Taufik M. Burhan. Turut hadir dalam kegiatan ini Gubernur Sulawesi Tengah H. Anwar Hafid beserta Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Ibu Renny Lamajido, mantan Gubernur Sulawesi Tengah H. Rusdi Mastura, mantan Pj. Bupati Donggala Moh. Rifani Pakamundi, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, kepala OPD provinsi dan kabupaten, serta Wakapolres Donggala yang mewakili Kapolres Donggala. Acara berlangsung pada Jumat, 7 Maret 2025, di Rumah Jabatan Bupati, Kelurahan Gunung Bale, Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Donggala Taufik M. Burhan menegaskan bahwa Safari Ramadan merupakan agenda tahunan yang rutin dilaksanakan setiap bulan suci Ramadan. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat sekaligus menjadi sarana bagi pemerintah daerah untuk mendengar langsung aspirasi serta keluhan masyarakat. Dengan adanya komunikasi yang terbuka, diharapkan berbagai persoalan dapat segera ditindaklanjuti dan diselesaikan dengan cepat dan tepat.
Lebih lanjut, Taufik M. Burhan menekankan bahwa visi besar pembangunan Kabupaten Donggala adalah mewujudkan masyarakat yang sejahtera, berdaya saing, mandiri, dan berkarakter, dengan tetap berpijak pada nilai-nilai kearifan lokal. Untuk mencapai tujuan tersebut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat agar berpartisipasi aktif dalam mendukung dan menyukseskan program-program pembangunan yang akan dilaksanakan, tentunya dengan dukungan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.
“Waktu boleh berganti, era bisa berubah, tetapi seperti ungkapan ‘sekali layar terkembang, pantang surut ke belakang,’ kita harus mempertahankan dan meningkatkan hal-hal yang baik, serta mengevaluasi dan membenahi hal-hal yang masih perlu perbaikan,” ujar Wakil Bupati.
Di akhir sambutannya, Taufik M. Burhan berpesan kepada para ustaz dan mubaligh agar dalam setiap ceramahnya dapat menyisipkan pesan-pesan agama yang selaras dengan program dan kebijakan pemerintah, khususnya terkait salat berjamaah di masjid serta pentingnya berinfak dan berzakat.
“Sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT, sudah sepantasnya kita menyisihkan sebagian rezeki untuk menyantuni anak yatim dan kaum dhuafa. Sebab, dalam setiap rezeki yang kita dapatkan, ada hak orang lain di dalamnya. Jadikan bulan suci Ramadan ini sebagai momen pembinaan diri agar kita menjadi pribadi yang bertakwa, berakhlak karimah, serta mampu menebar kasih sayang di semesta. Mari bersama-sama mewujudkan Donggala yang lebih baik dan berdaya saing,” pungkasnya.
Acara Safari Ramadan ini diharapkan dapat terus menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat serta membawa berkah bagi seluruh warga Kabupaten Donggala.
Laporan: Ridwan.




