Madrasah Ibtida’iyah (MI) Mambaul Hikmah, kini kedatangan siswanya yang lama Droop Out, yakni siswa yang bernama Adietiya Pratama (12 tahun) Rabu (26/02/2025) saat ini bisa bersekolah lagi, setelah satu tahun meninggalkan sekolah gara-gara mengikuti orang tuanya merantau ke Bali.
Adit begitu biasa teman sekolahnya meyapa, sangat bahagia bisa bersekolah lagi, karena bisa bermain dengan teman lamanya sepermainan, dari raut mukanya sangat ceria seolah tidak ada masalah yang menggelsyuti, bahkan ketika di panggil beliau tidak segera menghampiri gara-gara keasyikan bermain dengan teman temannya.
“Gimana rasanya bisa bersekolah lagi.?
Senang pak karena saya bisa bermain dengan teman-teman saya lagi” begitu jawabnya ketika di tanya awak Media.
Sementara H.Holili (Kepala Sekolah) juga merasa senang dengan kembalinya Adit ke sekolah, karena sekitar satu tahun lebih siswanya itu tidak sekolah, bahkan teman-temannya banyak yang menanyakan, kemana Adit tidak pernah sekolah, pertanyaan itu yang sering muncul dari teman-temannya.
” Alhamdulillah mas…Adit sudah mau bersekolah, karena Adit itu sudah satu tahun lebih tidak bersekolah, bahkan banyak teman-temannya yang menanyakan kemana Adit kok tidak pernah sekolah, pertanyaan itu yang sering muncul dari teman-temannya” begitu jelasnya.
Di tempat terpisah Hariyono (36). Orang tua Adit menyampaikan bahwa kepergiannya ke Bali di karenakan persoalan ekonomi, karena terlilit hutang ahirnya mereka sekeluarga merantau ke Bali, dan di sana bekerja sebagai nelayan di daerah pantai Pengambengan, dan Adit yang saat itu masih kecil, sering ikut teman-temannya ke pantai untuk mengais (Ngujur) ikan dari perahu ke perahu, dan ikan yang di dapat di jual, kemudian hasilnya untuk beli jajanan. Jadi selama saya bekerja di Bali Adit tidak pernah sekolah.
” Saya ke Bali itu karena ekonomi Pak, hutang saya banyak ngak bisa bayar ahirnya saya sekeluarga merantau ke Bali, di sana Adit sering mengambil/Ngujur ikan bersama teman-temannya yang kemudian hasilnya di jual dan duitnya buat beli kue dan jajanan, jadi selama di Bali Adit tidak pernah sekolah” begitu jelasnya.
Lebih lanjut Hariyono juga berterima kasih pada pihak sekolah karena sudah menerima anaknya kembali, bahkan perlengkapan sekolahnya di cukupi oleh pihak sekolah, mulai dari seragam, buku, sampai sepatu.
” Saya berterima kasih pada pihak sekolah yang sudah menerima anak saya kembali, bahkan semua kebutuhan sekolahnya di cukupi mulai dari seragam, buku, sampai sepatu” begitu jelasnya sambil menghela nafas panjang.
Rokan Hulu,kpksigap.com – Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Rokan Hulu bekerja sama dengan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) serta Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Rokan […]
Ruteng, Manggarai , kpksigap.com – Kencangnya terpaan pemberitaan sejumlah media online yang menghantam institusi Pendidikan Islam di Kabupaten Manggarai setingkat sekolah dasar Madrasah Ibtidaiyah Swasta […]
KEPULAUAN ARU ,MALUKU , kpksigap .Com – Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Kabupaten kepulauan Aru menjadi Tuan rumah pelakaanaan kegiatan kerja Guru sekolah luar biasa […]