Kubu Raya, Kalbar,kpksigap.com – Kasus dugaan penipuan dalam pengisian voucher listrik oleh PLN Kubu Raya kembali mencuat setelah insiden yang merugikan konsumen di Gudang Ceria, Gg. Ceria 1 No. B11, dengan IDPEL: 211001651419 atas nama Rita Syamsiar.
Kronologi Kejadian
Pada 7 Januari 2021, Rita Syamsiar melakukan pengisian voucher listrik pertama sebesar Rp 500.000 tanpa kendala. Namun, masalah mulai muncul setahun kemudian, tepatnya pada 13 Januari 2022, ketika listrik di Gudang Ceria padam karena kehabisan voucher. Luwin Andrian, salah satu penghuni, mencoba mengisi token listrik senilai Rp 100.000 melalui aplikasi Shopee, namun pengisian tersebut gagal. Upaya kedua dengan nominal Rp 20.000 juga mengalami kegagalan serupa.
Kondisi ini memicu tindakan lanjutan dari pemilik gedung, Pak Simon, yang menginstruksikan karyawannya, Pak Riyadi, untuk mengecek permasalahan tersebut. Pak Riyadi kemudian berkomunikasi dengan Teknisi PLN Kubu Raya, Pak Is.
Tanggapan dan Tindakan PLN
Pada 20 Januari 2022, Pak Is melakukan pemeriksaan awal dan mengindikasikan adanya permohonan pergantian kepala meteran yang belum ditindaklanjuti. Tiga hari kemudian, pada 22 Januari, Pak Riyadi mengajukan keluhan resmi melalui aplikasi PLN Mobile. Menindaklanjuti laporan tersebut, Pak Is memasang jumper sementara untuk memastikan aliran listrik tetap berjalan.
Meski begitu, hingga 26 Januari 2022, kondisi listrik di Gudang Ceria masih bergantung pada solusi sementara ini. PLN Kubu Raya belum memberikan penjelasan resmi terkait penyebab pasti permasalahan maupun langkah penyelesaian definitif.
Dampak bagi Konsumen
Kasus ini menimbulkan keresahan di kalangan konsumen, terutama karena ketidakpastian mengenai keandalan pengisian voucher listrik. Luwin Andrian menyebut bahwa kegagalan pengisian token menyebabkan kerugian waktu dan biaya, sementara Pak Simon menekankan perlunya kejelasan dan penyelesaian cepat dari pihak PLN.
“Kami berharap PLN segera memberikan solusi permanen, bukan hanya sementara. Ini sangat merugikan,” ujar Pak Simon.
Pihak PLN Kubu Raya Diminta Bertanggung Jawab
Para konsumen berharap PLN Kubu Raya mengambil langkah tegas dan transparan dalam menangani masalah ini. Dugaan unsur penipuan dalam pengisian voucher listrik menjadi perhatian serius karena berpotensi merugikan banyak pelanggan lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, PLN Kubu Raya belum memberikan komentar resmi mengenai kasus ini. Konsumen berharap ada tindak lanjut yang konkret dan penyelesaian yang adil bagi semua pihak yang dirugikan.
Penulis : Rahmad Maulana



