CINTA DAN NYAWA MELAYANG GARA GARA BELIS/EMAS KAWIN

Kupang
Kpksigap.com
Cinta tidak selamanya indah,  cinta tidak selamanya juga mulus. Cinta tidak selamanya mengalir tanpa tantangan.
Cinta memang menuntut pengorbanan, bahkan kadang  Cinta memakan korban akibat sejumlah  persyaratan pemulus jalannya Cinta tidak terpenuhi.

Itulah  perjalanan nasib yang dialami oleh   Pratu  AT alias Andi  seorang anggota TNI yang bertugas di Kodim 1672/ yang mengemban tugas sebagai  Babinsa  Ranmil 1627-02 / Pantai Baru Kabupaten Rote Ndao NTT mengakhiri  hidupnya  dengan membunuh diri  gara gara uang yang dimiliki tidak cukup untuk membayar belis/ emas kawin.

Sejumlah informasi  yang sempat diperoleh KPK- SIGAP Kupang dari  beberapa sumber  mengatakan bahwa Pratu  Andi sedang menjalin cinta asmara dengan kekasihnya  gadis Rote bernama Manja Mooy.
Keeratan cinta mereka maka mereka ingin menikah namun keinginan tersebut  terhalang akibat  belis/emas kawin yang diminta oleh sang ayah kekasihnya sebesar Rp.250 juta sedang uang yang  dimiliki oleh Andi hanya Rp. 45 juta di rekeningnya.

Akhirnya  pratu Andy mengambil jalan pintas yaitu membunuh diri dengan cara gantung diri pada 12 Januari 2025 di Rote Ndao.

Sebelum mengakhiri  hidupnya almarhum sempat menceritakan  pada rekan kerjanya pratu Valen seputaran masalah  yang dihadapinya  berkaitan dengan pacarnya yaitu keluarga  pacarnya menuntut uang sebanyak Rp.250 juta kepadanya sebagai belis/ emas kawin.

Bahkan sebelum membunuh diri pratu Andy sempat mengirimkan  pesan via Whatsapp kepada kekasihnya dengan kata kata bahwa ” tolong cari lokasi saya lewat I could sayang, saya sayang kamu, jangan lupa lupa mama dan bapak di Rote”. Beberapa saat kemudian pacarnya mencoba menghubunginya namun tidak lagi mendapatkan balasan karena Pratu Andy  sudah tidak bernyawa lagi akibat telah  menggantung dirinya  hingga meninggal.

Semoga kejadian yang dialami oleh Pratu Andy menjadi pelajaran berharga bagi banyak orang sehingga tidak lagi orang lain yang  mengalami nasib yang sama dengan Pratu Andy,  kata Loki seorang pemuda di kota Kupang.

KPK- SIKAP
Yohanes. Kupang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *