Lola,
Kpksigap.com.
Dugaan tersebut didasari oleh fakta fakta lapangan yang ada keganjilan dimana perbandingan antara fisik bangunan dan pagu dana yang digunakan tidak seimbang.
Sebagai perbandingan pembangunan Gedung Pertemuan dengan ukuran : panjang berkisar 20 meter lebar 10 meter tinggi 4 meter ini menelan anggaran anggaran RP. 650.000.000 (Enam ratus lima puluh juta rupiah)
Sebuah total angka yang sangat bombastis dengan alokasi dana tersebut : Rp.300.000.000 pembangunan awal kemudian finisingnya menelan RP. 350.000.0000.kalau finising yang mengkover; pemasangan tehel, pintu, jendela, plafon, dan pengecetan.
Diduga ada permainan harga sehingga masyarakat meminta agar pihak kejaksaan Negri kota Tidore kepulawan bersama pihak pihak relevan melakukan audit terhadap dugaan penyalagunaan angaran dana desa yang dilakukan oleh kades bersama para kroninya.
Pantauan KPK- SIGAP sesuai berbagai informasi yang dihimpun mengindikasikan bahwa selama ini ada kesan kades selalu dengan berbagai cara menutup tupi kasus tersebut.
KPK- SIGAP
Rusli Tidore .




