Batu Bara — kpksigap.com Tujuh dari sembilan Kedatukan yang ada di Kabupaten Batu Bara melakukan pertemuan, membahas terkait pembentukan Majelis Kerabatan Masyarakat Adat Melayu Batu Bara, Kamis (26/12/24).
Kegiatan pembetukan Lembaga Melayu tersebut di motori dato’ Mohd Zaki yang masih keturunan kedatukan Tanah datar dari keturunan Raja Akas.
Dalam pertemuan tersebut Tujuh Kedatukan yang hadir melakukan Rapat penunjukan Ketua, Sekretaris dan Bendahara serta Bagian bagian. Dari keputusan rapat, Tujuh Kedatukan yang hadir melakukan poting untuk dua calon Ketua yang di calonkan.
Dari hasil poting yang dilakukan oleh Tujuh dato’ selaku pemangku adat, dato’ Mohd Zaki lebih unggul mendapat lebih banyak suara dengan lima suara.
Pertemuan di Cafe Fatner kopi Jln. Lintas Sumatera Kelurahan Limapuluh, Kecamatan Limapuluh Kabupaten Batu Bara, di hadiri Kedatukan Lima Laras dihadiri langsung dato’ Asminsyah.
Kedatukan Bogak di hadiri dato’ Zulham Efendi, Kedatukan Tanjung Limau Purut, Tengku Royke Chairul Abdilah, bersama Wan Mulkan SH, Kedatukan Limapuluh, dato’ Wan Nazrul Huda, Kedatukan Tanah datar Wan Zulkarnain dan dato’ Muhammad Zaki, Kedatukan Pagurawan dato’ OK.Khairul, Kedatukan Pare-pare dato’ H.Amir Hamzah.
Selain itu hadir pula beberapa dato’ dan datin dari Kedatukan yang hadir. Dato’ Mohd Zaki mengatakan pembetukan Majelis Kerabatan Masyarakat Adat Melayu Kedatukan Batu Bara yang disingkat (MKMAMKB) ini guna menyatukan Kedatukan yang ada agar tidak terpecah belah. Selain itu , harapan nya kedepan semua Kedatukan bisa menyatukan persepsi untuk bangsa Melayu kedepan.
Menurut dato’ Zaki dengan bersatunya semua Kedatukan yang ada diharapakan akan membawa perubahan signifikan terhadap bangsa Melayu kearah yang baik dari sekarang demi kemajuan bangsa Melayu Kabupaten Batu Bara.
Dato’ Mohd Zaki yang dipertuankan
menyebutkan, para dato’ yang ada sangat perlu di perhatikan, untuk itu kita perlu bersatu dan bekerjasama dengan semua pihak, baik Pemerintahan maupun Steak Holder yang ada.
Sebab menurut dia, hingga saat ini sudah banyak masa yang telah terbuang sia sia tidak dimanfaatkan dengan baik. Mulai sekarang mari kita semua Kedatukan yang ada bersatu membangun Negeri, ajaknya.
Terakhir kata dato’ Mohd Zaki menyebutkan di Kabupaten Batu Bara ada Sembilan Kedatukan yang tidak dapat hadir, namun kesemua akan di rangkul dalam Majelis Kerabatan Masyarakat Adat Melayu Batu Bara.
Al hamdani.



