
GOWA-KPKSIGAP.COM–Direktorat Strategi dan Birokrasi DPD LSM INAKOR Kabupaten Gowa, menyampaikan bahwa Politik uang ataupun dalam bentuk sembako berupa bingkisan serangan fajar, menandakan rakyat masih bisa dirayu dengan materi,dimana akan berdampak negatif pada masa yang akan datang terutama (Keadilan, kesejahteraan masyarakat), dianggap belum memikirkan masa depan anak cucu sebagai generasi penerus, “Memilih tanpa harus mengubah calon pilihan terbaik yang kita idealkan hendak berjuang dan selalu mendengar aspirasi rakyat,tentukan calon pemimpin yang hendak kita pilih dalam Pilkada serentak tahun 2024. “Pungkasnya.Jum’at (29-11-2024).

Masa depan kita bersama seluruh rakyat akan mendapat perhatian yang serius dari calon yang kita idolakan, dengan mengandalkan apa kata hati nurani masing-masing, Bukan persekongkolan dan pengkhianatan yang sudah berulang kali kita hadapi dan tidak bisa diperbaiki karena telah menjadi bagian dari budaya politik dan demokrasi di Indonesia.Hal ini akan berdampak Negatif terhadap masa depan kita bersama.
Prinsip dalam memilih Calon pemimpin yang kita pilih sendiri tanpa intervensi atau iming-iming dari pihak manapun. “Prinsip serupa bisa dipastikan dapat menghentikan politik culas yang beranggapan bahwa rakyat belum melek politik dan tidak mempunyai prinsip yang kuat dan teguh untuk menentukan pilihannya sendiri, sesuai dengan keyakinan dan kepercayaan yang dibisikkan oleh hati dan insting dari diri kita masing-masing,”Tegasnya.
Saat ini sementara menunggu hasil Resmi, keputusan dari KPU di beberapa Kabupaten termasuk Kabupaten Gowa Sesuai Ketetapan dan Aturan Mutlak dari suatu Pemilu dan Pilkada Serentak di seluruh wilayah Indonesia, “Saat ini, sementara Menunggu keputusan Hasil rapat rekapitulasi penghitungan resmi di kantor KPU di kabupaten Gowa.”tutupnya.
Sumber : Direktorat Strategi dan Birokrasi DPD LSM INAKOR Kabupaten Gowa (Muh.Jufri)
Korwil Sul-Sel KPK – SIGAP (Mj@.09🇮🇩)

