KPK SIGAP INVESTIGASI JATIM BANYUWANGI
JOMBANG — Kepolisian Sektor (Polsek) Kudu mempertegas komitmennya dalam menyukseskan agenda ketahanan pangan nasional. Mengandalkan peran Bhabinkamtibmas dan fungsi Binmas, Polsek Kudu mengawal proses penanaman benih jagung bantuan sekaligus menyisir pendataan potensi lahan di wilayah hukum setempat pada Senin (20/7/2026).
Aksi turun ke lapangan ini dipimpin langsung oleh Kanit Binmas Polsek Kudu, Aiptu Edi Susanto, yang didampingi Brigpol Vernanda selaku Operator Ketahanan Pangan Polsek Kudu. Langkah pendampingan dipusatkan di areal lahan baku sawah seluas 0,35 hektare milik Sarino, seorang petani asal Dusun Randuwatang Lor, Desa Randuwatang, Kecamatan Kudu, Kabupaten Jombang.
Dalam kegiatan tersebut, varietas benih jagung yang digunakan adalah BISI 18—bantuan resmi Dinas Pertanian yang disalurkan melalui jajaran Polres Jombang. Sebanyak 7 kilogram benih terpantau telah tertanam sejak Sabtu (18/7/2026) dan diproyeksikan memasuki masa panen raya pada 10 November 2026 mendatang.
Pendampingan penanaman ini merupakan wujud keterlibatan aktif kepolisian dalam menyokong agenda ketahanan pangan nasional demi tercapainya swasembada. Sinergi lintas sektor antara Polri, pemerintah daerah, Dinas Pertanian, dan kelompok tani diyakini menjadi kunci utama dalam mendongkrak produktivitas sektor agraris di daerah.
Kapolsek Kudu, AKP Imam Subekti, menegaskan bahwa peran kepolisian saat ini berkembang secara dinamis. Peran Polri tidak terbatas pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga menyasar keberhasilan program strategis nasional.
“Melalui pengawalan langsung kepada para petani di lapangan, kami optimistis hasil pertanian dapat terus meningkat. Hal ini tidak hanya membawa dampak positif bagi kesejahteraan warga, tetapi juga menguatkan pondasi swasembada pangan di Kabupaten Jombang,” tutur AKP Imam Subekti.
Melalui pendampingan yang intensif dan berkelanjutan, semangat para petani di tingkat tapak diharapkan terus terpacu, sehingga kolaborasi antar-pemangku kepentingan dapat mewujudkan target ketahanan pangan secara optimal. Sumber berita: (Red Jaskurnia)




