KPK SIGAP INVESTIGASI JATIM BANYUWANGI
BANYUWANGI — Warga Dusun Tlogosari, Kecamatan Sempu, Kabupaten Banyuwangi, dilingkupi rasa resah dalam sepekan terakhir. Keresahan ini dipicu oleh maraknya aksi pencurian pakaian dalam wanita milik warga setempat yang hilang secara misterius saat dijemur.
Menurut keterangan sejumlah warga, peristiwa ini menimpa beberapa rumah dalam waktu yang berdekatan. Pakaian dalam yang tengah dijemur di halaman depan maupun di area belakang rumah kedapatan hilang, terutama pada rentang waktu malam hingga dini hari.
“Awalnya saya pikir terselip atau jatuh tertiup angin. Tetapi setelah mengobrol dengan tetangga sebelah, ternyata mereka juga kehilangan pakaian dalam di hari yang sama,” ujar salah satu warga setempat yang meminta identitasnya dirahasiakan demi kenyamanan keluarga.
Modus Operandi dan Kerugian Warga
Aksi pencurian ini diduga dilakukan saat situasi lingkungan sekitar sedang sepi. Warga mengidentifikasi bahwa pelaku cenderung menyasar jemuran yang posisinya luput dari pengawasan langsung atau tidak terpantau oleh lampu penerangan jalan.
Meski kerugian materiil dinilai tidak terlalu besar, insiden ini menimbulkan kecemasan dan mengusik rasa aman warga, khususnya kaum perempuan di Dusun Tlogosari. Warga mengkhawatirkan adanya motif lain atau potensi tindakan kriminalitas yang lebih jauh.
Antisipasi Warga dan Tindakan Aparat
Menyikapi situasi yang kian meresahkan tersebut, pengurus lingkungan bersama warga Dusun Tlogosari mulai memperketat pengamanan swakarsa.
Peningkatan Ronda Malam: Jadwal pos ronda (siskamling) kini mulai diefektifkan kembali guna memantau pergerakan orang asing pada jam-jam rawan.
Imbauan Jemuran: Warga diimbau untuk tidak meninggalkan jemuran di luar rumah saat malam hari.
Koordinasi dengan Bhabinkamtibmas: Tokoh masyarakat setempat melaporkan bahwa koordinasi dengan pihak kepolisian sektor (Polsek) Sempu melalui Bhabinkamtibmas sedang berjalan untuk meningkatkan patroli berkala di area pemukiman.
Hingga berita ini diturunkan, pihak berwajib mengimbau warga agar tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, dan segera melaporkan jika melihat gerak-gerik individu yang mencurigakan di sekitar lingkungan desa. Sumber berita: (Red Kurnia)




