KPK SIGAP INVESTIGASI JATIM BANYUWANGI
BANYUWANGI — Momentum perpisahan yang sarat akan nuansa kekeluargaan berlangsung di Rumah Kebangsaan Banyuwangi (RKB) pada Selasa (23/6/2026). Pertemuan tersebut digelar sebagai bentuk apresiasi sekaligus momen pamitan dari Administratur (ADM) Perhutani KPH Banyuwangi Selatan, Ir. Wahyu Dwi Hadmojo, M.M., yang akan segera berpindah tugas ke ibu kota.
Wahyu mendapatkan promosi jabatan strategis sebagai Kepala Departemen (Kadep) Pengembangan Kemitraan Produktif Divisi Multi Usaha Kehutanan Direktorat Operasi di Perum Perhutani Kantor Pusat Jakarta. Serah terima jabatan (sertijab) resmi dijadwalkan bakal berlangsung pada Kamis, 25 Juni 2026.
Tiga Tahun Merajut Sinergi di Bumi Blambangan
Rekam jejak kepemimpinan Wahyu di KPH Banyuwangi Selatan telah berjalan selama lebih dari tiga tahun, tepatnya sejak Mei 2023. Dalam kunjungan perpisahannya, Wahyu didampingi oleh Humas KPH Banyuwangi Selatan, Didik Cahyo, S.H.
Kehadiran mereka disambut hangat oleh jajaran tokoh dan pengurus RKB. Di antaranya tampak hadir:
Hakim Said, S.H. (Ketua Rumah Kebangsaan Banyuwangi)
Aekanu Hariyono (Budayawan dan Pemandu Wisata Internasional)
Agus Wahyu Nuryadi & Andre (Penggiat Sosial)
Taufik Hidayat, S.E. (Aktivis BUMN)
Gofur (Barista Kopi Gombengsari)
Krisna Gusenda (Aktivis Pecinta Alam)
Budy Amboyna (Ketua Peternak Lebah Madu Banyuwangi)
Kesan Mendalam dan Komitmen Silaturahmi
Di hadapan para mitra dan sahabatnya, pria asal Yogyakarta ini tidak menampik adanya rasa emosional yang mendalam saat harus meninggalkan Banyuwangi, daerah yang diakuinya telah memberi banyak pelajaran hidup.
“Secara jujur, Banyuwangi telah membuat saya merasa sangat betah. Saya kagum dan jatuh cinta pada kearifan lokal di sini, keramahan warganya, serta tradisi gotong royong yang kuat. Segala interaksi dan kolaborasi yang terbangun melalui Rumah Kebangsaan Banyuwangi akan menjadi memori yang membekas,” tutur Wahyu.
Kendati demikian, Wahyu menegaskan bahwa mutasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari tanggung jawab profesional yang harus diemban dengan penuh amanah.
“Di mana pun posisi tugasnya, esensinya adalah pengabdian. Saya sangat bersyukur telah diberi kesempatan menjadi bagian dari masyarakat Banyuwangi dan merajut persaudaraan dengan berbagai elemen. Harapan saya, jalinan silaturahmi ini akan tetap terjaga dengan baik ke depan,” pungkasnya. Sumber berita: (Red Kurnia)




