Blitar | Kpksigap.com – Wali Kota Blitar melantik pejabat struktural dan fungsional di lingkungan Pemerintah Kota Blitar Tahun 2026, sekaligus mengukuhkan kepala TK Negeri, SD Negeri, dan SMP Negeri, dalam sebuah acara resmi yang digelar pada 2026.
Dalam sambutannya, Wali Kota Blitar menyampaikan apresiasi kepada para pejabat dan kepala sekolah yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa jabatan bukanlah hak pribadi, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan.
“Jabatan yang hari ini Bapak/Ibu emban bukanlah sebuah hak, melainkan sebuah amanah dan kepercayaan,” ujar Wali Kota Blitar dalam pidatonya.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Blitar melantik total 21 pejabat yang terdiri dari empat administrator, 13 pengawas, dan empat pejabat fungsional. Selain itu, sebanyak 45 kepala sekolah turut dikukuhkan.
Ia menekankan bahwa seluruh penempatan kerja memiliki nilai dan peluang yang sama untuk berprestasi.
Menurutnya, kualitas sebuah unit kerja sangat bergantung pada dedikasi dan kompetensi pejabat yang menempatinya.
“Tidak ada tempat yang dianggap buangan atau paling strategis. Tempat itu menjadi baik atau tidak tergantung siapa yang menempatinya,” tegasnya.
Wali Kota Blitar juga menjelaskan bahwa rotasi dan mutasi merupakan bagian dari proses normal dalam pemerintahan untuk meningkatkan kinerja dan efektivitas pelayanan publik.
“Rotasi, mutasi, dan pelantikan ini adalah proses yang biasa saja demi memaksimalkan kinerja pemerintah,” katanya.
Ia berharap seluruh pejabat yang dilantik mampu menghadirkan pelayanan, program, dan tata kelola pemerintahan yang lebih baik bagi masyarakat Kota Blitar.
Dalam sambutannya, Wali Kota Blitar turut menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), tenaga pendidik, dan aparatur sipil negara yang telah bekerja keras membawa citra positif bagi Kota Blitar.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh OPD, pejabat, staf, termasuk kepala sekolah dan guru yang telah bekerja keras,” ucapnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa Kota Blitar baru saja meraih dua penghargaan nasional, yakni UHC Award atas cakupan jaminan kesehatan 100 persen, serta opini tertinggi dari Ombudsman RI untuk kualitas pelayanan publik.
Menutup sambutannya,
Wali Kota Blitar mengajak seluruh pejabat yang baru dilantik untuk bekerja dengan kecepatan dan ketulusan di tengah tantangan keterbatasan anggaran.
“Tantangannya berat dan banyak, maka saya mohon supaya kita bersama-sama bekerja cepat dan berlari cepat untuk memajukan Kota Blitar,” pungkasnya.
Redaksi | Pramono



