Sentuhan Kasih di Balik Jeruji: Lapas Banyuwangi Ringankan Beban Keluarga Warga Binaan

KPK SIGAP INVESTIGASI JATIM BANYUWANGI

 

BANYUWANGI – Suasana di Aula Sahardjo Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi tampak berbeda pada Senin (29/12/2025). Bukan derap langkah petugas atau riuh pembinaan rutin yang terdengar, melainkan suasana hangat penuh kekeluargaan dalam tajuk kegiatan “Pemasyarakatan Berbagi Kasih”.

Lapas Banyuwangi tidak hanya berfokus pada pembinaan di dalam sel, tetapi juga melebarkan sayap kepeduliannya ke luar tembok penjara. Kali ini, sasaran utamanya adalah tulang punggung keluarga yang ditinggalkan oleh para warga binaan.

Bukan Sekadar Sembako, Tapi Motivasi
Sebanyak 40 paket sembako disalurkan secara simbolis. Rinciannya, 28 paket diberikan khusus kepada keluarga warga binaan yang membutuhkan, sementara 12 paket lainnya menyasar warga di lingkungan sekitar Lapas.

Kepala Lapas Banyuwangi, I Wayan Nurasta Wibawa, yang memimpin langsung kegiatan tersebut, mengungkapkan bahwa aksi ini lahir dari kolektifitas seluruh jajaran petugas Lapas. Namun, ada misi yang lebih dalam dari sekadar bantuan pangan. “Kami ingin hadir secara nyata di tengah kesulitan mereka. Saat keluarga di luar merasa diperhatikan, ada pesan moral yang sampai ke dalam sel,” ujar Wayan.

Efek Domino Bagi Pembinaan
Menurut Wayan, kondisi psikologis warga binaan sangat dipengaruhi oleh kesejahteraan keluarga mereka di rumah. Dengan adanya bantuan ini, Lapas Banyuwangi berharap para warga binaan mendapatkan ketenangan batin.

“Ketika warga binaan tahu keluarga mereka di rumah dibantu dan diperhatikan oleh kami, akan muncul rasa syukur dan semangat baru. Harapannya, mereka menjadi lebih proaktif, berkelakuan baik, dan fokus pada program perbaikan diri tanpa harus terus-menerus cemas akan kondisi dapur di rumah,” tambahnya.

Kegiatan bakti sosial ini menjadi bukti bahwa sistem pemasyarakatan masa kini tidak hanya menghukum, tetapi juga merangkul dan menguatkan sisi kemanusiaan dari kedua belah pihak—baik yang sedang menjalani masa pidana maupun keluarga yang menanti di rumah. Sumber berita: (Red Kurnia Tim Media Kpk Sigap)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *