WaliKota dan Wakil Wali Kota Tasikmalaya Dinilai Terlalu Banyak Seremoni, Fungsi DPRD Dipertanyakan ?
Oleh
Endra Rusnandar SH
Pembina YAYASAN DPP LBH MERAH PUTIH TASIKMALAYA
Pemerintahan Kota Tasikmalaya saat ini tengah viral dan menjadi sorotan publik. Sejumlah pihak menyoroti kinerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang dinilai lebih banyak melakukan kegiatan seremoni ketimbang menjalankan program strategis pembangunan daerah. Hal ini memunculkan pertanyaan tajam terhadap fungsi pengawasan yang seharusnya dijalankan oleh DPRD Kota Tasikmalaya.
Bila, Kegiatan seremoni yang sering digelar itu dinilai kurang berdampak langsung terhadap permasalahan nyata yang dihadapi masyarakat, seperti kemiskinan, pengangguran, dan infrastruktur yang belum merata. Di sisi lain, DPRD sebagai lembaga legislatif yang memiliki fungsi pengawasan, pembentukan peraturan daerah, dan penganggaran, dipertanyakan perannya dalam mengawal jalannya roda pemerintahan.
Kalau pemimpin daerah sibuk seremoni, lalu bagaimana dengan target pembangunan? Fungsi kontrol dari DPRD seharusnya hadir dan kuat. Jangan sampai hanya jadi formalitas.
Masyarakat berharap agar para wakil rakyat di DPRD Kota Tasikmalaya lebih proaktif dalam menjalankan fungsinya, terutama dalam memastikan bahwa kegiatan pemerintahan tidak hanya bersifat seremonial, melainkan memberikan manfaat konkret dan jangka panjang bagi warga Tasikmalaya.
Pemerintah kota Tasikmalaya diharapkan segera merespons kritik ini dengan membuka dialog bersama masyarakat dan DPRD untuk mengevaluasi prioritas pembangunan dan program kerja ke depan agar kota Tasikmalaya itu lebih maju bukan hanya “Tasik Maju” di slogan waktu kampanye saja. ***
ROHUL, kpksigap.com – Bupati Rokan Hulu, Anton, ST, MM dan Wakil Bupati Rokan Hulu H. Syafaruddin Poti, SH, MM melaksanakan Shalat Idul Fitri 1446 H […]
KpkSigap.com.Kabupaten Tangerang, Waspada, aksi komplotan begal semakin meresahkan masyarakat kecamatan Gunung Kaler, kata ini patut di ingatkan kepada seluruh warga Kecamatan Gunung Kaler untuk terus […]