Noemuti, TTU- kpksigap.com
Menyongsong satu abad Paroki Hati Yesus Yang Maha Kudus Noemuti Kefamenanu Timor Tengah Utara yang akan mencapai puncak perayaan 27 Juni 2025 mendatang Tim Penulis menerbitkan Buku Kenangan Yubileum 100 tahun berdirinya Paroki Noemuti dengan judul buku ” Satu Hati, Satu Cinta dan Satu Keluarga”.
Buku yang isinya terdiri dari 4 Bagian dan Sepuluh Bab dan 340 halaman ditulis Tim Penulis yang terdiri dari Romo Dr. Oktavianus Naif, PR sebagai Ketua I, Yosef M. I. Hello, S. Pd. M. Hum sebagai Ketua II, Romo Marley Knaofmone, Pr sebagai Sekretaris dan Bendahara dipercayakan kepada Maximus Tuke.
Uskup Keuskupan Atambua Mgr. Dr. Dominikus Saku, Pr dalam sambutan pada buku Kenangan itu menyambut gembira terbitnya buku kenangan Yubileum 100 tahun berdirinya Paroki dengan judul: Satu Hati, Satu Cinta dan Satu Keluarga.
“Dengan terbitnya buku ini menambah khazanah literasi yang tentu saja berguna bagi generasi mendatang agar mereka juga melek sejarah. Untuk itu terimakasih berlimpah kepada para penulis dan editor yang telah bekerja keras sehingga buku ini terbit pada waktunya, ” kata Uskup Dominikus.
Uskup Dominikus lebih lanjut mengatakan sesuai catatan sejarah, Paroki Noemuti merupakan Paroki tertua ke-5 di Timor dan Keuskupan Atambua setelah Paroki Atapupu ( 1883), Paroki Lahurus ( 1886), Paroki Betun ( 1914), Paroki Halilulik ( 1918) dan Paroki Noemuti tahun 1925.
“Momentum perayaan 1 abad berdirinya Paroki Hati Yesus Yang Maha Kudus Noemuti juga merupakan kesempatan untuk berefleksi. Kepada panitia perayaan, pastor paroki, para imam dan pelayan pastoral saya ucapkan proficiat dan selamat berbahagia. Semoga dengan perayaan dapat memacu kita untuk makin teguh beriman kepada Yesus Kristus dan makin giat membangun kecerdasan dan kesejahteraan iman umat dalam semangat sinodalitas,” tambah Uskup Dominikus.
Sementara pada Kata Pengantar Pastor Paroki Hati Yesus Yang Maha Kudus Noemuti RD Agustinus Berek mengatakan berlandaskan pada iman, pengharapan dan cinta kasih patutlah kita mensyukuri dan dan menyambut dengan sorak sorai atas terbitnya buku ” Satu Abad Paroki Hati Kudus Yang Maha Kudus Noemuti.
Penulisan buku ini memakan waktu yang cukup lama maka Pastor Paroki Noemuti sudah 11 tahun ini mengucapkan terimakasih kepada Allah Tritunggal Maha Kudus atas penyertaan-Nya, para penulis, penerbit PT Kanisius Yogyakarta, Para Donatur dan Penderma, panitia pembangunan gereja dan seluruh umat Paroki Hati Yesus Yang Maha Kudus Noemuti.
“Semoga kehadiran buku ini bisa menambah wawasan dan sekaligus memberi peluang signifikan bagi pembaca terutama seluruh umat Allah di Paroki Noemuti untuk lebih memaknai satu abad Paroki ini dengan hidup sesuai dengan rencana Tuhan yang menyelamatkan, kehendak Tuhan yang menghidupkan dan hukum Tuhan yang memerdekakan, ” pinta Romo Agustinus.
Sedangkan Editor Yosef M. I. Hello, S.Pd. M. Hum dalam pengantarnya mengatakan momentum syukur satu abad Paroki Noemuti harus dimaknai dengan berbagai kegiatan kreatif dan inovatif. Salah satu dari sekian banyak kegiatan mengisi satu abad berdirinya Paroki Noemuti adalah penulisan buku kenangan satu abad Paroki Hati Yesus Yang Maha Kudus Noemuti 1925- 2025.
Untuk kontrbusi karya tulis demikian Yos, para penulis dibagi berdasarkan 3 tema besar yaitu Kajian Sejarah, Kajian Teologi dan Pastoral, dan Kajian Pendidikan, Hukum dan Pemberdayaan. Selain itu kata Yos lagi ditambah bagian khusus berisi hasil wawancara editor dengan beberapa tokoh dan wakil umat mengenai apa kata mereka tentang peristiwa satu abad Paroki Noemuti.
Untuk itu sebagai editor, terimakasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan demi terbitnya buku kenangan ini. Terimaksih pula ia sampaikan kepada Pastor Paroki Noemuti dan Panitia Yubelium Agung Satu Abad Paroki Noemuti atas kepercayaan yang diberikan kepada dirinya sebagai editor.
“Semoga kehadiran buku ini menjadi sebuah sumbangan kecil sebagai partisipasi kami dalam momen bersejarah ini. Kami berharap tulisan yang ada dalam buku ini dapat menjadi inspirasi bagi orang muda Katolik dan anak-anak Noemuti sebagai pemilik masa depan gereja Noemuti agar makin mengenal dan mencintai parokinya.
KPK SIGAP- Yuven Fernandez




