KPK SIGAP INVESTIGASI JATIM BANYUWANGI
Badung, Bali – Seorang karyawan swasta, Muayyet, menjadi korban penganiayaan brutal oleh seorang pengunjung atau pembeli nasi karena kehabisan stok nasi di sebuah warung nasi pedas yang berlokasi di kawasan Legian, Kuta, Badung, Bali. Peristiwa yang menggemparkan ini terjadi pada Senin, 22 September 2025, sekitar pukul 05.40 Wita.
Warung yang menjadi lokasi kejadian adalah Warung Nasi Pedas Pak Faris, yang terletak di sebelah timur Circle-K, Jalan Nakula, Legian, Kuta. Insiden ini baru dilaporkan kepada pihak kepolisian pada Jumat, 10 Oktober 2025.
Menurut laporan yang diterima oleh Polsek Kuta, korban, Muayyet, mengalami luka serius akibat perlakuan kasar yang diduga dilakukan oleh pelaku yang seorang pengunjung atau pembeli yang tidak tahu identitasnya. Korban ditabok, dipukul, dan bahkan kepalanya dibenturkan hingga pipi kirinya robek setelah mengenai etalase kaca warung.
“Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka robek pada pipi kiri, sakit di leher sebelah kiri, serta benjol dan sakit di kepala bagian kiri,” demikian keterangan yang tercantum dalam laporan kepolisian.
Kejadian penganiayaan ini telah dilaporkan secara resmi ke Polsek Kuta dan diterima dengan Nomor STPL/B/119/X/2025/SPKT/POLSEK KUTA/POLRESTA DENPASAR/POLDA BALI.
Aiptu I Ketut Arya Mardhana, Pilka SPKT Polsek Kuta, membenarkan penerimaan laporan tersebut dalam surat tanda penerimaan laporan. Saat ini, kasus penganiayaan ini sedang dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian Polsek Kuta untuk mengidentifikasi dan menangkap pelaku.
Masyarakat Legian berharap agar pelaku dapat segera ditangkap dan diproses hukum sesuai dengan tuntutan judul, demi memberikan rasa keadilan bagi korban. Sumber berita: (Red Kurnia Tim Media Kpk Sigap)




