Sungai Meluap, Puluhan Rumah di Benculuk Terendam Banjir; Warga Tagih Janji Pemerintah

KPK SIGAP INVESTIGASI JATIM BANYUWANGI

 

CLURING – Hujan deras yang mengguyur kawasan Desa Benculuk, Kecamatan Cluring, pada Selasa (21/04/2026), memicu luapan air sungai yang merendam pemukiman warga. Debit air yang meningkat drastis menyebabkan banjir masuk ke rumah-rumah penduduk dengan ketinggian yang bervariasi.

 

Kondisi Terparah dalam Dua Tahun Terakhir

 

Salah satu titik terdampak paling parah berada di Dusun Krajan. Sarah (30), salah seorang warga setempat, mengungkapkan betapa cepatnya air naik hingga merambah ruang keluarga dan area dapurnya.

“Air dari sungai di samping rumah langsung naik cepat saat hujan belum reda. Sekarang seluruh halaman terendam, air sudah masuk ke dalam,” ujar Sarah saat ditemui di kediamannya.

 

Menurut penuturannya, meski banjir merupakan masalah klasik di wilayah tersebut, luapan kali ini tercatat sebagai yang paling parah dalam kurun waktu dua tahun terakhir.

 

Kekecewaan Warga terhadap Respons Pemerintah

Di balik musibah ini, terselip kekecewaan mendalam dari masyarakat terdampak. Sarah mengaku pihaknya tidak tinggal diam dan telah berulang kali melaporkan kondisi sungai yang mengalami pendangkalan kepada perangkat desa maupun aparat kecamatan.

 

Namun, hingga air kembali masuk ke dalam rumah mereka hari ini, upaya nyata dari pihak terkait dinilai masih nihil.

 

Catatan Keluhan Warga:

 

Laporan Berulang: Warga mengklaim sudah melapor sejak jauh-jauh hari sebelum musim hujan tiba.

 

Minim Penanganan: Belum ada tindakan teknis di lapangan untuk memitigasi luapan sungai.

 

Dampak Berulang: Warga terpaksa menanggung kerugian material setiap kali intensitas hujan meningkat.

 

Desakan Normalisasi Sungai

Warga Desa Benculuk kini sangat berharap agar Pemerintah Kabupaten segera turun tangan. Mereka mendesak adanya langkah konkret berupa normalisasi sungai atau perbaikan drainase secara menyeluruh agar peristiwa serupa tidak terus berulang.

 

Hingga berita ini diturunkan, warga masih berupaya menyelamatkan perabotan rumah tangga ke tempat yang lebih tinggi sembari menunggu air surut. Sumber berita: (Red Kurnia Tim Media Kpk)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *