Agam, kpksigap.com – SMKN 1 Lubuk Basung menyiapkan lulusan siap memasuki dunia kerja dan usaha melalui pemantapan pembinaan pada program keunggulan yang diterapkan di sekolah.

Untuk memantapkan program tersebut dengan menggelar Workshop Bersama Komite Sekolah dalam pengembangan kerja sama dengan dunia kerja yang dilakukan di sekolah setempat, Senin (16/12).
Kegiatan ini menghadirkan narasumber Randy Wahyudi dari Gema Advertising yang dihadiri guru dan jajaran kependidikan dalam upaya penguatan proses pembelajaran berbasis dunia kerja.
Kepala SMKN 1 Lubuk Basung Ratna Wilis, berharap hasil dari proses pembelajaran yang dilakukan oleh tenaga yang berpengalaman di bidang masing-masing diterima di dunia usaha atau dunia kerja.
Kegiatan dilaksanakan dalam meningkatkan peserta didik dan guru serta tenaga kependidikan di SMK.
Tujuan akhir kegiatan ini ikut meningkatkan vokasi, tentunya meningkatkan pula kualitas tingkat vokasi.
Pihaknya berupaya mensinkronkan program pembelajaran yang dilakukan di sekolah dengan kebutuhan dunia kerja.
“Vokasi kuat menguatkan Indonesia,” katanya.
Semoga melalui workshop ini, para guru dan pegawai yang mengikuti kegiatan ini mampu menyerap materi yang disampaikan narasumber yang berhubungan langsung dengan dunia kerja tersebut dan diterapkan kepada siswa sesuai kompetensi masing-masing.
Hal ini merupakan salah satu inovasi sekolah dalam program SMK Pusat Keunggulan (PK) yang kini sedang diwujudkan sekolah ke depannya.
Tentunya, melalui program PK ini menjadi wadah peningkatan kualitas pendidikan di sekolah yang dilakukan secara intensif oleh para guru yang berkompeten dan tenaga profesional lainnya demi kesuksesan dan kemajuan program kependidikan yang dilakukan secara berkelanjutan.
Secara otomatis, program ini ditindaklanjuti oleh guru kepada siswa agar mampu bersaing bersama warga lainnya setelah menamatkan pendidikan di sekolah ini.
Untuk saat ini, pihaknya sudah menyiapkan sumber daya manusia dari kalangan guru atau tenaga profesional untuk memotivasi dan mengarahkan siswa dalam penerapan keterampilan melalui praktek kerja lapangan (PKL) di tempat kerja yang dinilai mampu mengembangkan bakat dan kemampuan yang dimiliki siswa.
“PKL tersebut dilakukan di bengkel, kantor pemerintahan dan swasta, pusat perdagangan serta objek pendukung lainnya di dalam kota dan luar daerah,” katanya.
Selain itu, pihak sekolah juga sedang melakukan program kerjasama dengan dunia kerja di Jepang dan German.
Semoga program PK yang kini diterapkan semakin mendorong siswa hidup mandiri paska mengikuti PBM di sekolah ini nantinya.
Dalam kaitan dengan hal tersebut, Ketua Komite Sekolah Khairul Rajo Sulaiman mendorong peningkatan kualitas pendidikan di sekolah ini melalui program PK yang sedang dilakukan saat ini bagaimana mewujudkan program yang dilakukan di sekolah sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
“Ini terwujud, jika adanya kolaborasi, kepala sekolah, jurusan dan guru saling membantu antara satu dengan lainnya, mengarahkan kepribadian siswa, sehingga ketrampilan yang dimiliki berkembang di dunia kerja,” katanya.
Narasumber Randy Wahyudi, menjelaskan, tidak selalu program yang direncanakan di sekolah sama dengan dunia kerja, karena itu dibutuhkan kerjasama dengan semua pihak, baik dari sekolah, dan dunia kerja supaya program yang dilakukan berjalan dengan baik dan sukses serta melahirkan lulusan yang siap kerja dan turut mendorong kesuksesan mereka dalam meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan.
(KPK Sigap -Red -Mursyidi)



