KPK SIGAP INVESTIGASI
JATIM BANYUWANGI
hujan yang turun dengan deras di sertai angin kencang, menyebabkan pohon jati berukuran besar tumbang menimpa rumah milik Ustad Affandy Zuhri, (29thn), Warga di Dusun Sumberpompong, Desa Kandangan, Kecamatan Pesanggaran, Pada Senin Sore (9/12/2024).
Tidak ada korban jiwa, saat pohon itu tumbang Ustad Affandy bersama istrinya Ubtaidatus Surur, (26thn), sedang mengajari ngaji anak-anak di TPQ An Nur yang ada di dekat rumahnya, “Saat pohon jati itu ambruk, kondisi rumah kosong, Saya dan istri di masjid,,” kata Ustad Affandi.
Menurut Ustad Affandy, pohon jati berukran besar dan ambruk menimpa rumahnya itu terjadi sekitar pukul 15.00. Saat itu, di daerahnya turun hujan yang disertai angin besar, “Pohon jati menimpa rumah di bagian depan,” ungkapnya.
Ustad Affandi menyebut, di kampungnya itu seharian turun hujan deras, Malah, hujan mulai turun sekitar 03.00 dan sampai sore belum reda, “Angginnya juga bertiup cukup kencang,” cetusnya pada wartawan Jawa Pos Radar Genteng.
Ditanya kergian akibat rumahnya tertimpa pohon jati, Ustad Affandy mengaku belum tahu, Tapi kerugiannya diperkirakan juga tidak banyak karena atap rumah dari asbes, “Yang terkena bagian depan saja,” terangnya.
Saat rumahnya tertimpa pohon jati, Ustad Affandi mengaku santrinya yang datang sekitar 12 anak, Padahal biasanya yang datang untuk belajar mengaji itu ada 21 anak, “Turun hujan, yang datang separo, biasanya ada yang jalan-jalan dekat rumah saya,” cetusnya.
Pohon jati yang tumbang ini, lanjut dia, sehari sebelumnya juga terjadi di dekat rumahnya, Hanya saja pohon itu tidak mengenai bangunan, “Kemarin pada Minggu, (8/12/2024), satu pohon jati dekat masjid juga ambruk,” ungkapnya.ungkap:(Kurnia/Tim Investigasi Kpk Sigap)




