
JAKARTA, kpksigap.com –
Puncak perayaan HUT Ke-79 PGRI dan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2024 digelar di Padepokan Pencak Silat, Jakarta Timur, dengan dihadiri ribuan guru dari 38 provinsi. Acara ini dihadiri oleh sejumlah tamu undangan terkemuka, antara lain Ibu Titiek Soeharto, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Menteri PAN-RB, Wakil Menteri PAN-RB, Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Pj Gubernur DKI Jakarta, Bapak Jusuf Kalla, Prof. Wardiman, Direktorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri, dan Asisten Personalia Panglima TNI dan Wakil Menteri Hukum Republik Indonesia.”Sabtu 14 Desember 2024.
Ketua Umum PB PGRI, Prof. Unifah Rosyidi, dalam sambutannya menggarisbawahi pentingnya pemerataan pendidikan dan kesejahteraan guru. Ia juga menekankan perlunya penuntasan sertifikasi guru yang masih banyak tertunda. “Mohon TPG dipertahankan dalam UU Sisdiknas,” ujarnya. Unifah juga meminta agar Mendikbud menerima draft Naskah Akademik RUU Perlindungan Guru yang telah disusun oleh Tim PB PGRI.
Ibu Titiek Soeharto menerima penghargaan sebagai Ibunda Guru Indonesia dan menyampaikan, “Guru adalah pahlawan, mereka bekerja tanpa lelah demi kemajuan anak bangsa.”
Mendikdasmen, Prof. Abdul Mu’ti, mengungkapkan bahwa beberapa aspirasi PGRI sudah ditindaklanjuti, termasuk pemberian tunjangan kepada guru bersertifikat non-ASN sebesar dua juta rupiah. Ia juga menambahkan bahwa kementerian akan meluncurkan sejumlah program baru, seperti Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dan Gerakan Senam Pagi sebelum pembelajaran, pada akhir Desember 2024.
Kepada para guru, Prof. Mu’ti juga menyampaikan, “Mohon guru bersabar, kami tengah mengkaji berbagai isu terkait UN, PPDB, dan kurikulum yang lebih menyenangkan.”
Ketua PGRI Provinsi Riau, Prof. Adolf, turut mengapresiasi perayaan ini dan berharap PGRI dapat terus memperjuangkan kesejahteraan guru di seluruh Indonesia.***


