Proyek Preservasi Jalan Nasional Pematang Reba-Perbatasan Jambi Rp 3.356.797.000.00 Tidak Sepenuhnya Dikerjakan.

 

INHU,Riau,Kpksigap.com –
Menteri PUPR Dody Hanggodo (Menteri PU) menegaskan bahwa preservasi jalan terus dilakukan untuk menjaga kemantapan, meningkatkan kualitas layanan, keselamatan, dan kenyamanan pengguna jalan, serta memperkuat konektivitas antara pusat pertumbuhan ekonomi dan menurunkan biaya logistik. Kementerian PU memastikan jalan tidak ada lubang dan kerusakan, sehingga meningkatkan kenyamanan pengguna.

Namun sayangnya jalan nasional yang diperuntukkan untuk masyarakat kualitas nya bagus tapi di wilayah Indragiri Hulu (Inhu) yang pekerjaannya rengat pematang Reba sampai batas provinsi Jambi banyak yang berlobang dan bergelombang.

Untuk pekerjaan preservasi jalan nasional khususnya proyek pematang Reba sampai perbatasan jambi mengabiskan anggaran sangat fantastik mencapai nilai anggaran proyek Rp 3.356.797.000.00 namun fakta dilapangan berlobang dan bergelombang ada juga yang sudah di tambal sulam tapi rusak lagi.

Dilihat dari plang pagu anggaran proyek Preservasi Jalan Nasional yang ditemukan oleh tim investigasi LSM wartawan bertulisan “Kementrian Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Bina Marga.

Nomer Kontrak HK 020-Bb2.Wil2.R3/01/2025.
Tanggal Kontrak 24 Maret 2025.
Nilai Kontrak Rp 3.356.797.000.00
Paket Pekerjaan Preservasi Jalan Pematang Reba-Rengat, Pematang Reba-Perbatasan Prov Jambi.
Masa Pelaksanaan 283 Hari Kalender.
Lokasi Pekerjaan Kabupaten Indragiri Hulu -Indragiri Hilir.
Penyediaan Jasa PT NAGAMAS MITRA USAHA.
Konsultan Pengawas PT DIANTAMA REKANUSA (KSO).PT CITRA STADA.
Sumber Dana APBN.
Tahun Anggaran 2025.

Awak media dan LSM menelusuri jalan nasional Selasa 07/9/2025, disepanjang jalan Pematang Reba kabupaten Indragiri Hulu Sampai Perbatasan Jambi kabupaten Indragiri Hilir banyak jalan yang berlobang ,ada juga udah dipecing, tapi rusak dan tampak aspal yang udah di pecing tidak di aspal, tentu ini banyak berdampak akibat jalan yang rusak dan berlobang.

Tim Investigasi mencoba bertanya pada masyarakat sekitar wilayah Pangkalan Kasai Kecamatan Seberida sehari hari jualan dipinggir jalan, dan bertanya ada pekerjaan proyek jalan disini buk , pedagang tersebut mengatakan tidak pernah jalan ini diperbaiki pak. lihat aja itu udah tergenang air didalam akibat jalan lobang, dan pernah kecelakaan disana pak ,kata pedagang sambil menunjukkan jalan berlobang yang tergenang air.tutupnya.

Tim investigasi konfirmasi kepada pihak PT NAGAMAS MITRA USAHA Bapak Topo yang infonya Pemilik perusahan PT NAGAMAS MITRA USAHA,lewat seluler mengatakan proyek Preservasi Jalan Nasional emang ada bang, Awak media”Ooo sampai mana bang yang dikerjakan bang ? 🙏Sampai ke batas Jambi? Topo hanya setempat² tutup lubang bang. Masih banyak yang berlobang bang , kalau untuk tim ahli pekerjaan ada SKA nya bang, maaf pak sy masih di dokter brrobat, tutup kontraktor topo.

Masyarakat harus tau apa itu Preservasi Jalan, Preservasi jalan adalah kegiatan penanganan berupa pencegahan, perawatan, dan perbaikan yang dilakukan untuk mempertahankan kondisi jalan agar tetap optimal dan mencapai umur rencana yang ditetapkan.

Tujuannya adalah untuk memastikan jalan selalu berfungsi dengan baik, menjaga keselamatan dan kelancaran lalu lintas, serta mendukung pertumbuhan ekonomi melalui penurunan biaya transportasi dan peningkatan investasi.

Preservasi jalan mencakup berbagai tindakan seperti:

1, Pencegahan: Upaya awal untuk melindungi jalan dari kerusakan sebelum terjadi.

2, Perawatan (Pemeliharaan): Kegiatan rutin dan terjadwal untuk menjaga kondisi jalan, seperti perbaikan kecil atau inspeksi berkala.

3, Perbaikan: Tindakan korektif untuk mengatasi kerusakan atau kegagalan yang sudah terjadi, seperti menambal jalan berlubang.

Tujuan Utama Preservasi Jalan
Mempertahankan Fungsi Jalan: Memastikan jalan berfungsi secara optimal untuk melayani kebutuhan lalu lintas.
Mencapai Umur Rencana: Menjaga jalan agar dapat digunakan sesuai dengan masa layanan yang telah ditentukan.

Meningkatkan Keselamatan: Memastikan pengguna jalan merasa aman dan nyaman saat melintas.

Menurunkan Biaya Transportasi: Jalan yang terawat baik dapat memperpanjang usia kendaraan dan mengurangi biaya operasional.

Mendorong Pertumbuhan Ekonomi: Prasarana transportasi yang baik mendukung aktivitas ekonomi, pengembangan daerah, dan menarik investasi.

Jelas anggaran Preservasi Jalan yang begitu besar tentu dituntut untuk maksimal agar jangan terjadi kecelakaan lalulintas, kalau yang dikerjakan oleh pihak kontraktor PT NAGAMAS MITRA USAHA ini mencerminkan pekerjakan yang buruk ,biaya dikucurkan oleh pemerintah pusat APBN tidak memuaskan masyarakat, jadi kami minta pihak kejaksaan Tinggi Riau atau Kepolisian untuk memeriksa perusahaan kontraktor PT NAGAMAS MITRA USAHA anggaran Preservasi Jalan Nasional pematang Reba sampai Perbatasan Jambi.titup Rahman ketua Investigasi Sumbagut Team Operasional Penyelamat Aset Negara Republik Indonesia (DPP TOPAN RI).

kpksigap (TIM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *