Kupang, kpksigap.com
Drs. Yohanes Tafaib, M. Hum, sosok yang patut diacungkan jempol. Pasalnya, pria kelahiran kampung Bijeli Kecamatan Noemuti Kefamenanu Timor Tengah Utara ini setelah pensiun sebagai Aparatur Sipil Negara merintis usaha My Bibit Indonesia Cabang Kupang di tahun 2023.
Pengelola Pusat Konsultasi dan Penjualan Bibit Buah-Buahan ini kepada kpksigap. com Selasa ( 14/1/2025) mengatakan latarbelakang melirik usaha ini bertujuan semata- mata untuk memberdayakan pensiunan.
“Setelah pensiun dari ASN bukan akhir dari segal-galanya.Para pensiunan harus diberdayakan. Mengisi hari- hari hidupnya dengan usaha yang produktif. Selain itu memberikan motivasi kepada generasi muda bahwa usaha pembibitan buah ini memiliki prospek yang cerah, “ujar Magister Humaniora Universitas Yogyakarta tahun 2006 ini.
Diatas tanah pekarangan rumah seluas 2500 meter persegi John demikian disapa menyediakan berbagai bibit anakan pohon buah musiman berupa berbagai bibit anakan seperti mangga, kalengkeng, rambutan, durian, matoa, pete, manggis, nangka,jeruk dan anakan lainnya.
Sedangkan soal jangkauan pemasarannya tambah mantan Kepala SMK Negeri Polen Timor Tengah Selatan ini di Kupang, Timor Tengah Selatan,Timor Tengah Utara dan Belu. Sementara bibit buah yang laris dipesan adalah jenis jeruk Variegata , Sangkis dan juga anggur.
Usaha keluarga yang mempekerjakan 4 orang serta berlokasi di Jln. W. J Lalamentik, Kelurahan Oebufu, Kecamatan Oebufu, Kodya Kupang ini selain mendorong keluarga- keluarga untuk giat dalam UMKM juga membuka lapangan kerja untuk orang lain.
“Pekarangan rumah yang luas harus dimanfaatkan untuk usaha produktif dan menambah pundi- pundi uang untuk menunjang kehidupan ekonomi keluarga. Dengan usaha ini juga ikut serta menciptakan lingkungan hijau dengan spirit Semangat Selamatkan Lingkungan Hidup, ” tandas Wartawan kpksigap. com Kodya Kupang.
Dengan telah mengantongi NPWP, Sertifikasi Kompetensi lanjut John Pusat Konsultasi ini menerima siswa dan mahasiswa untuk magang. Mereka datang belajar paling lama 3 bulan.
Ia pun menyebutkan siswa yang magang di tempat usaha ini dari siswa SMK Jurusan Pertanian wilayah Timor Tengah Selatan. Sedangkan untuk mahasiswa ada kerjasama dengan Politani Negeri Kupang.
“Saya juga diminta oleh Bank Mandiri PT. Taspen Kupang untuk bermitra dan sebagai mentor untuk pensiunan guna mengembangkan bidang pembibitan dan pemasaran, “katanya.
John juga mengatakan sudah beberapa kali mengikuti pameran baik yang dilaksanakan di Kampus maupun di Kota Kupang.
(KPKsigap – RED – Yuven Fernandez)



