Maumere, Sikka- kpksigap.com
Juventus Prima Yoris Kago dan Simon Subandi Supriadi resmi menjadi bupati dan wakil bupati Sikka setelah dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara pada Kamis (20/2/2025).
Pasangan calon (paslon) nomor empat ini unggul dari tiga paslon lain dengan perolehan suara 67.504 atau 39,76 persen dari total suara sah.
Lalu siapakah Juventus Prima Yoris Kago dan Simon Subandi Supriadi?
Juventus lahir di Maumere, Kabupaten Sikka pada 30 Mei 1991. Ia menempuh pendidikan dasar di SD Inpres Mageloo, kemudian melanjutkan pendidikan di SMP Katolik Frater Maumere.
Politisi PSI ini melanjutkan sekolah di SMA Katolik Frateran Maumere.
Setelah tamat, Juventus menyelesaikan pendidikan tinggi di Universitas Nusa Cendana Kupang dengan gelar sarjana hukum.
Pada 2018, ayah satu anak ini, terpilih menjadi Ketua Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) dan berakhir 2020.
Di tahun yang sama Juventus sempat mengikuti pendidikan khusus profesi advokat yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Advokat Seluruh Indonesia (Peradi).
Karir Juventus terus naik, setelah dipercaya sebagai tim ahli dari Staf Khusus Presiden Jokowi.
Pada 2024, Juventus sempat maju menjadi anggota DPR RI dari NTT 1 yang meliputi Pulau Flores, Lembata dan Alor. Sayangnya ia gagal lolos ke Senayan.
Sementara itu, Wakil Bupati, Simon Subandi Supriadi lahir di Sikka pada 15 April 1964.
Ia menempuh pendidikan dasar di SD Katolik Nita 1. Lalu, berlanjut ke SMP Katolik Yapenthom II Maumere.
Pendidikan atas di SMA Katolik ST. Gabriel Maumere, kemudian menyelesaikan pendidikan tinggi di Instut Pertanian Bogor (ITB).
Selepas kuliah, Simon bekerja di PT. Mensana Aneka Satwa hingga 2002. Kemudian, pada 2002 hingga 2005 sebagai Sales Manager PT. Otasindo Prima Satwa Cabang Solo, dan berlanjut ke beberapa perusahaan lain.
Pada 2009, dia terpilih sebagai Anggota DPRD Kabupaten Sikka dari Partai Demokrasi Pembaruan periode 2009-2014.
Namun, Simon gagal untuk periode keduanya. Pada 2019, ia kembali maju dari PKB, namun ia berada di urutan kedua.
Pada 2022, Simon dilantik menjadi anggota DPRD Pengganti Antar Waktu (PAW) menggantikan Yohanes Raga Imung yang meninggal dunia akibat serangan jantung.
Kemudian, pada 2024, Simon kembali maju sebagai anggota DPRD Sikka, tetapi gagal.
Simon berharap semua pihak berkolaborasi membangun Sikka yang lebih baik.
“Pilkada sudah selesai, mari kita sama-sama membangun Kabupaten Sikka yang lebih baik,” ucapnya.
KPK SIGAP Sikka- Red- Yuven



