BITUNG — kpksigap.com, Rabu, 22 Oktober 2025.
Suasana religius dan penuh khidmat mewarnai Dzikir Akbar, Tausiyah, dan Doa Bersama yang digelar dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) dan menyemarakkan Pekan Olahraga Pondok Pesantren (POPP) se-Sulawesi Utara, Selasa malam (21/10/2025), di GOR Dua Sudara Kota Bitung.
Ribuan santri dari 24 pondok pesantren se-Sulawesi Utara hadir memadati arena kegiatan yang menjadi simbol kebersamaan umat dan semangat cinta tanah air. Hadir pula unsur Forkopimda Kota Bitung, para tokoh agama, serta pejabat pemerintah daerah.
Kapolres Bitung AKBP Albert Zai, S.I.K., M.H., melalui Kabag Ops Polres Bitung KOMPOL Karel Tangay, S.H., memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib.
“Kami menurunkan 70 personel gabungan Polres Bitung dan Polsek Matuari, serta melibatkan unsur pengamanan swakarsa seperti Panji Josua, ormas adat, dan organisasi Islam. Alhamdulillah, seluruh rangkaian berjalan lancar, tertib, dan penuh kekhidmatan,” ujar KOMPOL Tangay.
Kegiatan dibuka dengan sambutan Ketua Panitia Pelaksana H. Ayub Ali Albugis, yang menyampaikan apresiasi kepada seluruh pondok pesantren dan pihak keamanan atas dukungan mereka.
“Dzikir Akbar ini menjadi momentum untuk memperkuat ukhuwah dan doa bersama demi kemajuan Kota Bitung dan Sulawesi Utara,” katanya.
Sementara itu, Ketua Forum Ukhuwah Antar Pondok Pesantren (FUAPP) Sulut KH. Muyassir Arif menegaskan pentingnya menjaga semangat kebersamaan dan keislaman yang rahmatan lil ‘alamin.
“Santri bukan hanya penjaga moral bangsa, tapi juga pelopor kedamaian dan kemajuan daerah,” ujarnya disambut takbir peserta.
Rangkaian acara diisi dengan tausiyah oleh Ustadz Ruslan Dermanto, dzikir oleh KH. Mashar Kinontoa, serta doa khusus untuk HUT ke-35 Kota Bitung yang dipimpin KH. Wahab Abdul Ghafur, Lc. Suasana malam penuh kesejukan spiritual ketika ribuan santri serentak mengangkat tangan berdoa bagi keselamatan dan keberkahan kota.
Kepala Kemenag Kota Bitung Yahya Pasiak, M.Pd., dalam sambutannya menyebut kegiatan ini bukan hanya syiar Islam, tetapi juga bentuk doa kolektif untuk kesejahteraan Kota Bitung.
“Kita berdoa agar Bitung terus menjadi kota yang diberkahi, damai, dan maju dalam bingkai keberagaman,” ucapnya.
Acara turut dihadiri oleh Kadis Kelautan dan Perikanan Sadat Minabari, S.I.K., M.Si. mewakili Wali Kota Bitung, Ketua Kesbangpol Agus Mamijo, S.Sos., tokoh masyarakat, tokoh agama, serta lebih dari 2.000 santri dan tamu undangan.
Dzikir Akbar dan Doa Bersama tersebut berakhir pukul 22.30 WITA dengan suasana aman, tertib, dan penuh kebersamaan — menjadi cerminan bahwa harmoni dan doa mampu memperkuat semangat persaudaraan di Kota Cakalang.. (oby)
Polres Bitung Kawal Sukses Dzikir Akbar dan Doa Bersama Ribuan Santri se-Sulut: Suasana Penuh Kedamaian untuk Kota Cakalang



