Perkemahan Pemuda-Remaja Gereja Gerakan Pentakosta, Resmi Dibuka Kadis Kebudayaan Daerah Sulut

Perkemahan Pemuda-Remaja Gereja Gerakan Pentakosta, Resmi Dibuka Kadis Kebudayaan Daerah Sulut

Tomohon, Kpksigap.com – Ratusan Pemuda Remaja Gereja GGP (Gereja Gerakan Pentakosta) memadati bumi perkemahan se-Sulut, yang diselenggarkan di Perkebunan Pangu, Paslaten II Tomohon, Senin (30/6/2025)

Acara ini turut dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Utara yang diwakili Kadis Kebudayaan Daerah Jani Niclas Lukas,S.Pi, M.Si, Walikota Tomohon Senduk Karundeng, Kadis Kominfo Tomohon Novi Politon,S.E, Camat Tomohon Timur Denny Mangundap,S.H, Majelis Pusat GGP Pdt. Robertus Sela, M.Th, Majelis Daerah GGP Sulut Pdt Reindhart Kansil,M.Th, Ketua Departemen Pemuda Pusat Pdt. Donald Kapugu,S.Th, Ketua Departemen Litbang GGP Pdt.Yulius Tingginehe, M.Pd.K, Ketua Pemuda Remaja Sulut Pdm.Gema Djajali,S.E, Ketua Panitia Novry Poluan,S.Th, Para Gembala GGP se-Sulut, Jemaat, dan Pemuda.
Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung dari 3O Juni – 4 Juli 2025

Youth Camp GGP Sulut mengambil tema dalam Roma 12:2 “DIUBAH UNTUK MENGUBAHKAN”. Bertolak dari tema ini Sekretaris Umum GGP Pdt.Robertus Sela,M.Th menjadikannya nas khotbah.

“Hasil survey Christian to Day, 60 % Gen Z tidak lagi tertarik pada Alkitab, 10 % dari lahir baru yang masih memegang Alkitab sebagai pegangan hidup. Setelah Covid hanya 31 % yang tertarik pada ibadah offline sebagian besar hanya menyukai ibadah online ” ungkap Pdt.Robertus

Pdt Robertus juga mengatakan bahwa Hidup yang diubahkan adalah dasar utama untuk kita dapat mengubah orang lain. Jangan menjadi serupa dengan dunia ini. Pentingnya kita menolak cara hidup yang berdosa karna kita mencerminkan kekudusan Allah. Anak muda diutus oleh Tuhan haruslah menjadi orang yang berbeda

Di akhir khotbahnnya Pdt Robertus menyimpulkan tiga hal ini harus ada dalam hidup kita untuk berubah :
Panggilan untuk berbeda, Transformasi dari dalam hati, Menjadi agen perubahan

Dalam kesempatan itu, Majelis Daerah GGP Sulut Pdt Reindhart Kansil,M.Th, menyampaikan bahwa, “Jemaat gereja GGP harus menjaga asas GGP dan bertumbuh dalam pengajaran yang Alkitabiah, menjaga keamanan bersama, dan rasa memiliki bersama kegiatan ini untuk hormat kemuliaann nama Tuhan saja”

Dalam sambutannya Gubernur Sulut Yulius Selvanus yang diwakili Kadis Kebudayaan Daerah Jani Niclas Lukas,S.Pi, M.Si bahwa kegiatan ini harus dijadikan pondasi iman.
Perubahan dimulai dari diri sendiri, menolak narkoba, menjauhkan diri dari anarkisme
Jadilah teladan dalam tutur kata dan perbuatan dalam dunia digital, bikinlah konten yang bermanfaat. Kalian adalah mitra strategis pemerintah, ikutilah Gerakan litaris kreatif yang berguna.
Proposal yg membangun akan didukung
dengan Pelatihan teknis dan pembiayaan,
Tunjukan pemuda GGP adalah agen perdamaian yg bekerja dgn hati yg penuh kasih. Akhir kata saya mengutip Firman Tuhan dalam Yosua 1:9 Yosua 1:9 Bukankah telah Kuperintahkan kepadamu: kuatkan dan teguhkanlah hatimu? Janganlah kecut dan tawar hati, sebab TUHAN, Allahmu, menyertai engkau, ke mana pun engkau pergi.”

Acara Perkemahan resmi dibuka oleh Kadis Kebudayaan Daerah Jani Niclas Lukas,S.Pi, M.Si dengan memukul tetengkoren, dan acara diakhiri dengan foto bersama.
(Lukhy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *