KPK SIGAP INVESTIGASI JATIM BANYUWANGI
Banyuwangi – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi terus mendorong pertumbuhan sektor industri dengan mengizinkan pembentukan lahan kawasan industri baru seluas minimal 1.000 hektare.
Usulan ini menjadi fokus utama dalam rapat koordinasi secara daring antara Dinas PU Cipta Karya, Perumahan dan Permukiman (PU CKPP) Banyuwangi bersama Direktorat Perencanaan Jasa dan Kawasan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, pada Jumat (11/7/2025).
Rapat tersebut membahas penentuan indikatif lokasi industri di Banyuwangi , sebagai tindak lanjut atas Arah Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Jawa Timur Tahun 2023–2043 serta RTRW Kabupaten Banyuwangi Tahun 2024–2044.
Kepala Bidang Penataan Ruang Dinas PU CKPP Banyuwangi , Ir. Bayu Hadiyanto, ST, M.Si., menjelaskan bahwa Banyuwangi memiliki peluang besar dalam pengembangan kawasan industri, seiring dengan wilayah dan dukungan potensi regulasi tata ruang yang telah disusun.
“Sebagai bentuk kesiapan, kami telah mengidentifikasi enam lokasi alternatif yang sesuai dengan rencana pola ruang RTRW kabupaten. Lokasi tersebut tersebar di dua kecamatan, yaitu Kecamatan Wongsorejo dan Kalipuro,” terang Bayu.
Menurut Bayu, kawasan-kawasan yang diusulkan berada pada koridor strategi yang dinilai memiliki potensi pengembangan infrastruktur, aksesibilitas yang baik, serta kelayakan lahan untuk mendukung kegiatan industri.
Rencana pengembangan ini tidak hanya bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, tetapi juga menarik minat investasi nasional maupun asing, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat posisi Banyuwangi sebagai simpul pertumbuhan baru di wilayah timur Jawa Timur .
“Setelah rapat ini, kami akan melakukan survei lokasi bersama tim Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM untuk memverifikasi langsung kondisi di lapangan dan menilai kelayakan teknis serta legalitas lahan,” tambah Bayu.
Langkah ini menjadi bagian penting dari upaya pemerintah daerah dalam mewujudkan kawasan industri yang terintegrasi dan berkelanjutan, sekaligus mendukung kebijakan hilirisasi nasional yang tengah digencarkan oleh pemerintah pusat. Sumber Berita: (Red Kurnia – Tim Media Kpk Sigap)




