Pemenuhan Janji Politik melalui pola pendekatan THIS dalam Perencanaan Pembangunan.

Kupang kpksigap.com
Bangsa Indonesia barusan selesai melaksanakan  Pilkada serentak di seluruh wilayah NKRI .
Pilkada tersebut bukan hanya   sekedar kegiatan  rutinitas lima tahunan  untuk memilih kepala daerah namun pilkada  memiliki harapan, urgensi dan hakekat untuk menciptakan  perubahan dan pembaruan positip menuju kesejahteraan disegala aspek kehidupan  sesuai  cita cita dan tujuan pembangunan negara.
Seorang kepala daerah terpilih memiliki fungsi, peranan serta tugas utama  bukan sebatas kepala pemerintahan namun diatas pundaknya diletakkan sejumlah tanggung jawab besar dan luhur dalam  mewujudkan  pembangunan   sesuai harapan rakyat dan sebagai bentuk  mempertanggung jawaban dari berbagai   janji janji politik sesuai  visi dan misi sebagai  program kerjanya.
Era  kekinian adalah era globalisasi dimana lajunya perkembangan jaman  bersama berbagai perubahan yang harus disikapi dengan baik dan bijak  sehingga  rakyat  tidak terus menerus  terperangkap dalam lingkaran keterpurukan. Kepala daerah terpilih  sejatinya adalah pelayan utama dalam tugas dan dedikasinya demi menciptakan kesejahteraan rakyat .
Lebih lanjut salah satu tugas penting, vital serta wajib bagi  kepala daerah adalah  menyusun dan menetapkan  Peraturan Daerah (PERDA)  yang mencakup:  pembangunan Jangka Menengah Daerah   (PJMD) untuk 5 tahunan yang bersumber pada  Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJKD), Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), Rencana Tata Ruang Wilayah  (RTRW) dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS)  yang   dijabarkan  lebih terperinci  melalui Rencana Strategis Perangkat Daerah ( RENSTRA PD), Rencana Kerja Pemerintah Daerah ( RKPD) serta Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggran Sentral (PPAS) disertai  Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPD).
Demi mewujudkan sejumlah agenda    kerja tersebut maka seorang kepala daerah harus memiliki sejumlah  kemampuan, kecerdasan dan ketrampilan dalam berinovasi, berkolaborasi,  bersinergi  dengan berbagai elemen dan mitra kerja demi membangun kerja sama yang seimbang dan harmonis.
Pembangunan Daerah akan efisien dan efektif,  berdaya guna dengan  didasarkan pada Rencanca Pembangunan yang link and match demi menimalisir sejumlah kesalahan dan lebih berorientasi  pada pencapaian tujuan utama dari  pembangunan daerah itu sendiri.
Sejumlah pola, strategi, cara dan pendekatan  yang tepat  harus ditempuh melalui  kerja keras, Kerja cerdas yang terstruktur dan terukur dalam menjalankan  roda pemerintahan dan pembangunan.
Salah satu Pola Pendekatan untuk  Rencana Pembangun Daerah tersebut  adalah  pendekatan  THIS ( Tematik, Holistik, Integratif dan Spasial).
Pendekatan THIS dalam Rencana Pembangunan Daerah  akan memberikan ruang yang luas serta komperhen  dalam inovasi perencanaan pembangunan itu sendiri  karena hakekat dan karakter dasar dari pendekatan THIS adalah membangun ruang keterpaduan melalui sejumlah  kerja sama  yang seimbang, harmonis, tersistim  dan terukur   di antara  semua   lini serta sektor  terkait. Perencanaan Pembangunan Tematik adalah pola pendekatan dimana semua tema tema yang urgen dan relevan  dengan kebutuhan utama daerah dijadikan fokus prioritas pengalokasian Rencana Pembangunan tersebut. Pendekatan Holistik artinya Rencana Pembangunan tersebut  tidak hanya berfokus pada 1 sektor namun harus turut mempertimbangkan berbagai dampak keterkaitan antar  sektoral. Pendekatan Integratif adalah upaya agar menciptakan sinergi, koordinasi, kolaborasi  antara sektor dan lintas lembaga baik pada tingkat daerah maupun tingkat pusat serta antara lembaga pemerintah dan lembaga2 non govermen  termasuk pihak swasta. Pendekatan Spasial dihadirkan demi   merancang Rencana Pembangunan Daerah yang berorientasi pada pertimbangan Karakteristik geografis dan lokasi berdasarkan  kearifan lokal, tantangan, potensi dan kebutuhan  daerah  yang berbeda beda secara spesifik.
THIS memiliki manfaat  sebagai solusi Strategis bagi pemerintah dalam merancang Rencana Pembangunan daerah  yang  dihadapkan pada  berbagai  tantangan pembangunan  yang semakin kompleks.
Pola pendekatan THIS mendukung pemerintah   agar terciptanya efisiensi sumber daya   pembangunan yang berkelanjutan, penguatan sinergi dan kolaborasi, pengurangan kesenjangan antar wilayah dan menciptakan inovasi tepat guna  demi menjawabi berbagai  tantangan .
Semoga Rencana Pembangunan berbasis THIS dapat  melunasi janji janji politik….

          Kupang, (Yohanes, KPK- SIGAP)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *