Miris! Sampah Menggunung di Atas Got dan Bahu Jalan, Pemkot Depok Dinilai Malas Mikir

KPKSigap.com, Kota Depok – // Warga Kelurahan Ratu Jaya, Kecamatan Cipayung, Kota Depok menjerit dan menderita bau sangat busuk dan merusak estetika kota yang saban hari mendera. Warga menilai pemerintah Kota Depok dinilai malas mikir sengkarut masalah sampah di Kota Depok.
Gunungan sampah yang berada tepat di atas got dan memakan akses jalan umum yang menempel ke pagar beton Balai Perawatan Perkeretaapian DJKA Kota Depok tersebut, selain dikeluhkan warga bau busuk saban hari, sampah berterbangan masuk ke rumah warga, dan kerap terjadi genangan air di jalan akibat got tersumbat yang membuat banjir rumah warga, juga mempersempit akses jalan kendaraan pengguna jalan.
Pantauan langsung awak media di lapangan, tinggi gunungan sampah hampir dua meter yang berada di beberapa titik di RW 03 tepat di atas got, hampir memakan setengah bahu jalan dan menempel ke pagar beton milik Balai Perawatan Perkeretaapian DJKA Depok. Sementara di RW 04 gunungan sampah hampir menyamai tinggi atap rumah warga. Dinding tempat pembungan sampah hampir menempel ke dinding bangunan warga, hanya dipisahkan saluran air.
“Tempat pembuangan sampah itu sudah ada sekitar 4 tahun. Warga bayar iuran sampah setiap bulannya. Warga dari luar yang lewat juga membuang sampah di situ. Dulu pernah dibersihkan semua dan ditata dengan pot bunga karena akan ada pejabat mau lewat tapi balik lagi jadi tempat pembuangan sampah,” kata Agus warga RW 03 ketika ditemui di kediamannya, Jumat (30/5/2025).
Lebih lanjut, warga lainnya mengeluhkan dampak dari gunungan sampah tersebut mengakibatkan saban hari bau busuk, lalat hama masuk ke rumah, sampah berterbangan masuk ke rumah, tempat usaha menjadi lesu, terjadi genangan air ketika hujan, mempersempit jalan dan merusak keindahan.
“Sampahnya diangkut dua hari sekali. Sampahnya diangkut pihak warga, bukan mobil dari dinas lingkungan hidup. Setiap warga bayar iuran Rp 30 ribu ke tukang sampahnya. Baliho larangan buang sampah sudah ditempelkan tapi masih tetap buang sampah di situ. Warga yang buang sampah ketika dilarang, malah lebih galak. Harapannya, tempat penampungan sampah ini dipindahkan ke tempat lain,” kata Putri warga RW 03 di mana tempat pembuangaan sampah tersebut tepat di depan rumahnya.
Diketuai, warga sudah pernah mengadu ke perangkat RW dan RT mengenai persoalan sampah tersebut tetapi tidak ada solusi dari pemerintah. Sebelumnya, warga dan tukang sampah pernah dimediasi oleh perwakilan dari anggota dewan tetapi tidak ada solusinya.
Masalah keterbatasan lahan, minimnya koordinasi perangkat RW dan kelurahan ke Dinas Lingkungan Hidup, dan kesadaran warga menjadi momok. Warga juga menilai, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan tutup mata dan dinilai kuat pemerintah malas mikir.
Dalih keterbatasan lahan tempat pembuangan sampah sementara dan truk pengangkut, antrean di tempat pembuangan akhir, belum ada laporan atau keluhan dari warga dan dalih-dalih lainnya tidak menjadi alasan untuk menangani sengkarut sampah di Kota Depok.
“Masalah sampah bukan hanya di wilayah kami. Wilayah lain juga punya masalah yang sama. Urusan sampah di sini tukang sampahnya swadaya, warga bayar iuran ke tukang sampahnya, bukan ke perangkat RW. Kalau tempat pembuangan sampahnya dipindahkan agak jauh dari rumah warga ke tempat lain, lahannya tidak ada,” kata ketua RW 03 ketika ditemui di kediamannya.
Secara terpisah, ketika awak media mencoba meminta keterangan dari Lurah Kelurahan Ratu Jaya, hanya menjawab secara normatif dengan mengatakan belum tahu dan akan segera meninjau ke lokasi serta mencarikantornya
“Saya belum tahu kalau adanya gunungan sampah di fasilitas umum itu. Nanti saya akan tinjau ke lokasi, kita akan cari solusinya. Terima kasih atas informasinya,” tutur Bambang ketika ditemui di kantornya.
Sebelumnya, ketika awak media mencoba meminta keterangan terkait gunungan sampah yang berada di RW 04 di Lahan Balai Perawatan Perkeretaapian DJKA Depok, di Kelurahan Ratu Jaya yang tidak jauh dari RW 03 dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Depok, Abdul Rahman, mengatakan dengan sigap akan segera turun langsung ke lokasi.
“Hari ini saya cek langsung ke lokasi. Terima kasih atas informasinya,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Depok, Abdul Rahman dalam keterangannya.
KPKSigap.com, Red – AlbertHS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *