Sampaikan Dua Isu Krusial, Ratusan Mahasiswa Banyuwangi Gelar Aksi Damai di Kantor DPRD dan Pemkab

KPK SIGAP INVESTIGASI JATIM BANYUWANGI

 

BANYUWANGI – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Banyuwangi Menggugat menggelar aksi unjuk rasa di pusat pemerintahan Kabupaten Banyuwangi pada Jumat (19/6/2026). Dalam aksi tersebut, massa membawa sejumlah tuntutan penting yang mencakup evaluasi kebijakan nasional hingga reformasi anggaran di tingkat daerah.

 

Dengan mengenakan pakaian serbahitam berhias pita putih sebagai simbol kesucian niat dan keprihatinan, para mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Bumi Blambangan ini memusatkan penyampaian aspirasinya di dua lokasi, yakni di depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Kantor Pemkab Banyuwangi.

 

Koordinator lapangan aksi dalam orasinya menyampaikan bahwa tuntutan mereka terbagi menjadi dua fokus utama, yaitu isu skala nasional dan isu lokal.

 

Soroti Pungli Seragam dan Program MBG

 

Untuk isu nasional yang berdampak pada daerah, Aliansi Banyuwangi Menggugat mendesak pemerintah daerah dan aparat berwenang untuk menindak tegas dugaan praktik jual-beli seragam yang terjadi di tingkat Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN).

 

Selain masalah transparansi biaya pendidikan, massa juga menuntut adanya evaluasi total terhadap implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar pelaksanaannya di lapangan dapat berjalan lebih tepat sasaran dan akuntabel.

 

Desak Reformasi Anggaran Daerah

 

Sementara itu, terkait isu lokal, demonstran mendorong Pemerintah Kabupaten Banyuwangi untuk segera melakukan reformasi dalam kebijakan pengelolaan anggaran.

 

“Kami meminta pemerintah daerah untuk mengevaluasi kembali struktur APBD. Fokus belanja operasional yang dinilai kurang produktif harus dialihkan menjadi belanja modal yang menyentuh langsung kepentingan publik,” ujar salah satu perwakilan massa dalam orasinya.

 

Mahasiswa menilai, pergeseran alokasi anggaran ke sektor belanja modal yang produktif akan memberikan dampak ekonomi yang lebih nyata dan langsung dirasakan oleh masyarakat luas.

 

Aksi unjuk rasa yang berjalan di bawah pengawalan aparat keamanan tersebut berlangsung secara tertib.

 

Hingga berita ini diturunkan, perwakilan mahasiswa masih berupaya melakukan audiensi dengan pihak berwenang guna menyerahkan berkas tuntutan secara resmi. Sumber berita: (Red Kurnia)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *