KPKSIGAP.COM///PALEMBANG, 20 Juni 2026 – Suasana berbeda terlihat di kawasan CFN ATMO, Jalan Kolonel Atmo, Kota Palembang, Sabtu (20/6/2026) malam. Ribuan warga memadati lokasi untuk menyaksikan kemeriahan CFN RUN 2026 yang mengusung tema “Berlari Bersama, Sehatkan Kota Majukan Palembang” dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kota Palembang ke-1343.
Kegiatan yang dihadiri Asisten II Pemerintah Kota Palembang Isnaini, didampingi Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepala Dinas Kominfo, Plt Kepala Dinas Perhubungan, Kasat Pol PP, serta Ketua Paguyuban Atmo ini menjadi bukti semakin hidupnya kawasan Kolonel Atmo sebagai pusat aktivitas masyarakat dan destinasi wisata malam Kota Palembang.
Meski hanya menyediakan 80 slot peserta, antusiasme masyarakat sangat tinggi. Tercatat lebih dari 500 orang mendaftarkan diri untuk mengikuti ajang lari malam tersebut. Keterbatasan waktu pelaksanaan membuat panitia harus membatasi jumlah peserta yang ikut berlaga.
Asisten II Pemkot Palembang, Isnaini, mengatakan CFN RUN menjadi bagian dari upaya memeriahkan Hari Jadi Kota Palembang sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang aktif dan berprestasi di bidang olahraga.
“Alhamdulillah malam ini kita menyelenggarakan CFN Run dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kota Palembang ke-1343. Kegiatan ini sebelumnya pernah dilaksanakan di Kambang Iwak dan kini berkolaborasi dengan Car Free Night Atmo sehingga suasananya semakin meriah. Kita berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara rutin dan mampu melahirkan bibit-bibit atlet yang nantinya membawa nama baik Palembang hingga tingkat nasional maupun internasional,” ujar Isnaini.
Menurutnya, kegiatan olahraga yang dipadukan dengan hiburan dan wisata malam seperti ini akan semakin memperkuat citra Palembang sebagai kota yang hidup, sehat, dan ramah bagi masyarakat.
Sementara itu, Ketua Paguyuban Atmo, Rio, menegaskan pihaknya terus melakukan pembenahan kawasan CFN Atmo agar menjadi destinasi wisata unggulan yang mampu menarik lebih banyak pengunjung.
“Kami terus merapikan tata kelola UMKM, parkir, atraksi, hingga penyelenggaraan event. Ke depan akan semakin banyak kegiatan menarik yang dihadirkan agar masyarakat tidak bosan datang ke sini. Harapan kami, CFN Atmo bisa menjadi ikon wisata seperti Malioboro di Yogyakarta. Ketika orang datang ke Palembang, mereka tahu ada kawasan wisata malam yang hidup dengan kuliner, atraksi, dan berbagai event menarik,” katanya.
Di sisi lain, Ketua Pelaksana CFN RUN 2026, Eko, menilai kegiatan ini memiliki manfaat yang jauh lebih besar daripada sekadar kompetisi olahraga. Menurutnya, CFN RUN menjadi ruang positif bagi generasi muda untuk menyalurkan energi dan bakat mereka.
“Kami mengajak Pemerintah Kota Palembang dan Polrestabes untuk bersama-sama mengurangi angka tawuran dan balap liar. Bukan menghentikan aktivitas anak muda, tetapi mengarahkannya ke kegiatan yang positif. Karena itu event ini tidak hanya berlangsung saat momen tertentu, melainkan akan terus berlanjut,” ujarnya.
Eko menjelaskan, selain rutin digelar setiap malam Minggu di kawasan sekitar Kantor Wali Kota Palembang, pihaknya juga berencana menyambangi sekolah-sekolah setiap tiga bulan sekali guna memperkenalkan olahraga sprint running kepada para pelajar dan mahasiswa.
“Antusias pemuda sangat luar biasa. Dalam sehari pendaftaran dibuka, jumlah peserta yang mendaftar mencapai sekitar 500 orang. Namun karena durasi kegiatan hanya empat jam, kami membatasi peserta menjadi 80 orang. Sisanya akan kami akomodasi pada event berikutnya,” jelasnya.
Ia berharap CFN RUN dapat menjadi ajang silaturahmi, sarana menjaga kesehatan, sekaligus wadah pembinaan atlet muda Kota Palembang.
“Kami ingin menjadikan olahraga sebagai gaya hidup. Semangatnya adalah Palembang sehat, Palembang gemar berolahraga, dan Palembang mendunia. Insya Allah event berikutnya akan kembali digelar pada Agustus mendatang dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,” pungkasnya.
Dengan tingginya animo masyarakat, semarak UMKM, serta dukungan penuh Pemerintah Kota Palembang, CFN RUN 2026 tidak hanya sukses menjadi ajang olahraga, tetapi juga memperkuat posisi Jalan Kolonel Atmo sebagai salah satu ikon wisata malam yang semakin diminati warga maupun wisatawan di Kota Palembang.




