MATAHARI dari Lahurus: TUHAN Menjadi TIMOR, Cahaya bagi Dunia

*MATAHARI dari Lahurus: TUHAN Menjadi TIMOR, Cahaya bagi Dunia*

KPK Sigap Com, Atambua, 6 Maret 2026

Pada 1 Maret 2026, tepat 113 tahun silam, sejarah mencatat pertemuan kosmik di Timor: Transfigurasi Kristus di puncak gunung dan Fajar Misi SVD di tanah gersang. Kedua peristiwa ini bukan sekadar kronologis, tapi dialog cinta antara Kemuliaan Allah dan realitas manusia yang merindukan terang.

Para Pionir SVD di Timor, seperti Paulus dan Timoteus, mengosongkan diri agar Sabda memenuhi ruang-ruang hidup orang kecil. Mereka menjadi “sendal jepit” seperti Yohanes Pembaptis, rela menipis dan hancur agar Sang Terang dapat melangkah lebih jauh.

Transfigurasi Kristus, seperti dicatat dalam Injil Matius (17:1-9), menunjukkan wajah Yesus yang bercahaya bagai matahari. Kemuliaan ini dinyatakan sebelum penderitaan, sebagai bekal untuk mendaki Kalvari.

Gereja Lokal di Timor telah mengalami transfigurasinya sendiri, dengan benih kecil di Lahurus yang tumbuh dan meluas ke seluruh Nusa Tenggara Timur. Mgr. Gabriel Manek, SVD, putra asli Lahurus, menjadi bukti bahwa Sabda Allah tidak pernah gagal berakar jika jatuh di tanah yang tepat.

Misi SVD bukan sekadar adaptasi, tapi proses di mana Sabda “menjadi daging” dalam konteks Timor, menyucikan rahim budaya dan menghidupkan iman.

Penulis: Ana Funan
Editor Mursyidi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *