Khutbah Jum’at Pertama 7 Syawal 1446 H Bersama H. Paryadi, S.E. Di Masjid Daarul Muhsinin 1

Kota Bekasi, KPKsigap.com. – Jum’at pertama bulan Syawal, 7 Syawal 1446 H / 25 April 2025 M – dengan tema Meraih Keutamaan Bulan Syawal di Masjid Daarul Muhsinin 1 Kalibaru, Medan Satria, Kota Bekasi, kembali menjadi saksi pelaksanaan Shalat Jumat pertama di bulan Syawal 1446 H yang dipenuhi oleh ratusan jamaah.

Khutbah Jumat kali ini mengangkat tema Meraih Keutamaan Bulan Syawal yang disampaikan oleh khotib Ustad H. Paryadi, S.E. dengan penuh hikmah dan motivasi bagi umat Islam untuk terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan pasca-Ramadhan. Shalat Jumat kali ini dipimpin oleh imam Ananda Aditya Nugraha, mahasiswa UI jurusan Sastra Arab semester 6, sementara tugas bilal diemban oleh Ustad Barkah.

Dalam khutbahnya, Ustad H. Paryadi, S.E. mengingatkan jamaah tentang pentingnya menjaga semangat ibadah yang telah terbentuk selama bulan Ramadhan. Ia mengutip hadits Rasulullah ﷺ yang menyatakan bahwa puasa enam hari di bulan Syawal setelah Ramadhan akan memberikan pahala seperti berpuasa sepanjang tahun.

“Barang siapa yang berpuasa Ramadhan, kemudian diikuti dengan enam hari di bulan Syawal, maka seakan-akan dia berpuasa sepanjang tahun.” (HR. Muslim)

Beliau juga menekankan bahwa bulan Syawal merupakan momentum untuk melanjutkan amal shaleh dan istiqamah dalam menjalankan ibadah. Dalam kesempatan tersebut, Ustad H. Paryadi, S.E. mengajak jamaah untuk terus menjaga shalat berjamaah, memperbanyak bacaan Al-Qur’an, serta meningkatkan sedekah dan kepedulian sosial terhadap sesama.

Selain itu, khutbah ini juga menyoroti makna Syawal sebagai bulan peningkatan, di mana umat Islam diajak untuk tidak kembali kepada kebiasaan buruk sebelum Ramadhan. Allah ﷻ berfirman dalam Al-Qur’an:

إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا فَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ

“Sesungguhnya orang-orang yang berkata, ‘Tuhan kami adalah Allah’ kemudian mereka tetap istiqamah, maka tidak ada rasa takut pada mereka dan mereka tidak bersedih hati.” (QS. Al-Ahqaf: 13)

Jamaah tampak khusyuk mendengarkan khutbah yang sarat dengan motivasi untuk terus berbuat kebaikan. Di akhir khutbah, Ustad H. Paryadi, S.E. mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kekuatan untuk tetap berada di jalan yang diridai Allah serta mendapatkan keberkahan di bulan Syawal ini.

Shalat Jumat pun berlangsung dengan khidmat, diakhiri dengan doa bersama untuk keberkahan umat Islam dan kemajuan masyarakat sekitar. Para jamaah yang hadir merasakan manfaat besar dari pesan-pesan yang disampaikan dalam khutbah tersebut, menjadikan Syawal sebagai momentum awal dalam memperkuat keimanan dan memperbanyak amal kebaikan.

Dengan semangat yang telah ditanamkan dalam khutbah ini, diharapkan umat Islam dapat terus menjaga nilai-nilai ibadah yang telah dilaksanakan selama Ramadhan dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Reporter KPKsigap, Yadi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *