Singkil — kpksigap.com
Jasad wanita paruh baya itu ditemukan pada Minggu dini hari (9/2/2025), setelah hampir 19 jam di mulut buaya. Misbahuddin salah satu warga yang ikut melakukan pencarian mengatakan, jasad korban ditemukan sekira pukul 01.40 WIB, ketika buaya terlihat di pinggir sungai mencoba naik ke daratan.
“Kami melihat buaya itu ke pinggir sungai ingin naik ke daratan. Ketika kami mendekat, buaya itu melepaskan korban dari mulutnya dan langsung lari,” ujar Misbahuddin kepada KPKsigap.com
Setelah buaya melepaskan korban, warga segera mendekati tubuh korban untuk dievakuasi. Saat ditemukan, kata dia, tangan kiri korban ditemukan sudah putus.
“Kami membawa korban ke perahu untuk dibawa pulang, dan saat itu saya melihat bahwa tangan kiri korban sudah tidak ada. Namun, tubuh korban masih utuh,” ungkap Misbahuddin.
Sebelumnya diberitakan, Sawiyah (64), warga Desa Rantau Gedang, Kecamatan Singkil, Aceh Singkil, hilang diterkam buaya saat membangkit lukah udang, Sabtu pagi sekitar pukul 07.30 WIB.
Peristiwa tragis ini menambah deretan kejadian serangan buaya di wilayah Aceh Singkil, dan diharapkan menjadi perhatian serius bagi pemerintah. (Ilyas)



