
Manado, kpksigap.com, Kamis, 29 Mei 2025.
Hotel Aston Manado Jl. Soedirman, jadi saksi dalam pemilihan Ketua Syarikat Islam Sulawesi Utara. Dalam suasana khidmat dan penuh semangat persaudaraan, H. Machmud Turuis, SE, secara resmi terpilih sebagai Ketua Umum Syarikat Islam (SI) periode 2025–2030 dalam Kongres Nasional yang dihadiri delegasi Se – Sulut..28/5/2025.
Dalam pidato kemenangannya, H. Machmud tampil penuh ketegasan dan kerendahan hati. Ia membuka sambutan dengan memanjatkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa serta ucapan terima kasih kepada seluruh kader dan peserta kongres yang telah mempercayainya memegang amanah tertinggi di tubuh organisasi Islam tertua di Tanah Air ini.
> “Ini bukan amanah yang ringan. Ini amanah besar. Karena itu, saya tidak bisa bekerja sendiri. Kita harus bergandengan tangan, membangun sinergi antara pusat dan daerah, serta merangkul semua elemen kekuatan Syarikat Islam,” ujarnya.
Dengan visi yang jelas, H. Machmud menyampaikan tekadnya untuk menghidupkan kembali semangat perjuangan HOS Tjokroaminoto—tokoh besar yang menjadi ikon kebangkitan Syarikat Islam sejak awal abad ke-20. Fokus utama kepemimpinannya akan diarahkan pada penguatan ekonomi umat, gerakan dakwah yang progresif, serta konsolidasi kekuatan sosial dan politik umat Islam secara berkelanjutan.
> “Insya Allah, kita akan melanjutkan perjuangan Syarikat Islam. Kita akan bangkitkan kembali semangat membangun ekonomi umat, semangat dakwah, dan kekuatan sosial-politik umat Islam,” tegasnya, disambut takbir dan tepuk tangan dari peserta kongres.
Ketua Umum SI Sulut menutup pidatonya dengan ajakan persatuan dan kolaborasi lintas generasi kader Syarikat Islam. Ia optimistis, dengan kebersamaan dan komitmen yang kuat, SI akan kembali menjadi kekuatan strategis yang mampu menjawab tantangan zaman dan mewarnai perubahan bangsa.
> “Saya yakin, dengan kekompakan kita, Syarikat Islam akan bangkit dan kembali menjadi kekuatan yang diperhitungkan di negeri ini,” pungkasnya mantap.
Pemilihan ini bukan sekadar pergantian kepemimpinan, tetapi juga simbol kebangkitan baru Syarikat Islam sebagai gerakan rakyat yang mandiri, inklusif, dan berpijak pada nilai-nilai perjuangan.
Tekad besar itu disuarakan,
“menuju Indonesia yang lebih berdaulat, adil, dan sejahtera”.
Kpksigap/Redaksi
Robby.


