‎Gubernur Sulut Tanggap Bencana: Turun Langsung Salurkan Bantuan ke Korban Puting Beliung di Mahakeret Timur

‎MANADO — kpksigap.com, Kamis, 07 Agustus 2025. ‎Bencana angin puting beliung yang melanda Kelurahan Mahakeret Timur, Kecamatan Wenang, Kota Manado, Rabu (6/8/2025) sekitar pukul 13.00 WITA, langsung direspons cepat oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Gubernur Sulut, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling (YSK), turun langsung ke lokasi bencana guna meninjau kondisi warga dan menyalurkan bantuan darurat. ‎ ‎Didampingi jajaran pejabat Pemprov Sulut dan Tim BPBD, Gubernur YSK memastikan bahwa bantuan kemanusiaan diberikan tepat sasaran dan secepat mungkin. Bentuk bantuan yang disalurkan antara lain kasur, beras, mi instan, makanan siap saji, serta kebutuhan dasar lainnya. ‎ ‎“Ini adalah bentuk kehadiran nyata pemerintah saat masyarakat membutuhkan,” tegas Adolf Tamengkel, Kepala BPBD Provinsi Sulut. Ia menambahkan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan instruksi langsung dari Gubernur YSK sesaat setelah bencana dilaporkan. ‎ ‎Tim BPBD Provinsi bergerak cepat sejak kejadian terjadi. Mereka berkoordinasi dengan jajaran pemerintah kecamatan dan kelurahan untuk mendata jumlah korban dan skala kerusakan. ‎ ‎Berdasarkan data sementara di lapangan, sekitar 32 kepala keluarga terdampak. Sebagian besar rumah warga mengalami kerusakan berat akibat atap (kap seng) yang beterbangan dihantam angin kencang. ‎ ‎“Kita pe kap rumah tabongkar samua, karena kencangnya angin puting beliung itu,” tutur Dolfie, salah satu warga yang rumahnya rusak parah, mengenang kejadian mengerikan itu. ‎ ‎Sementara itu, dari pihak Pemerintah Kota Manado, Kepala BPBD Manado Donald Sambuaga turut hadir bersama Camat Wenang Bonyx Saweho dan para lurah di wilayah terdampak. ‎ ‎“Kami terus mendata korban secara rinci. Bantuan juga akan segera disalurkan dari Pemkot,” ungkap Sambuaga saat meninjau lokasi. ‎ ‎Pemerintah Provinsi Sulut menegaskan bahwa pemantauan terhadap situasi pascabencana akan terus dilakukan. Bantuan lanjutan akan disiapkan sesuai kebutuhan warga. ‎ ‎Masyarakat juga diminta untuk tetap siaga, mengingat cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan. ‎ ‎“Kami minta masyarakat tetap waspada, ikuti informasi resmi dari pemerintah dan jangan panik,” imbau Adolf Tamengkel. ***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *