Kupang,
kpksigap.com.
Lagi lagi masyarakat kota Kupang dikejutkan oleh berita meninggalnya seorang anak umur lima tahun akibat gigitan anjing.
Informasi yang dihimpun KPK- SIGAP dari beberapa sumber di sekitar tempat domisili korban menyatakan bahwa Enjelina Maf digigit anjing kurang lebih dua bulan yang lalu. Keluarganya telah sekuat tenaga berjuang untuk mengobatinya dengan berbagai cara termasuk upaya terakhir keluarga adalah membawa korban berobat di RS Ben Boy Kupang. Namun sayang nyawa korban yang beralamat di Rt 11, Rw 06 Keluruhan Naioni kecamatan Alakat kota Kupang ini tidak dapat tertolong. Sabtu malam, 28 Desember 2024 malam korban menghembuskan napas terakhir di RS Ben Boy Kupang.
Kejadian tersebut membawa duka yang mendalam bagi seluruh anggota keluargan dan para tetangga, sekaligus menjadi trauma bagi masyarakat seputaran wilayah kota Kupang .
Masyarakat trauma dan resah karena gigitan dari anjing yang terjangkit penyakit rabies akibatnya adalah fatal alias kematian menjemput.
Masyarakat mengharapkan agar pemerintah kota Kupang dan prov. NTT segera mengambil langkah langkah antisipasif yang serius demi mengatasi kasus rabies .
Dinas Peternakan segera melakukan vaksin pada anjing anjing dan pemerintah daerah segera membuat peraturan demi pemusnaan anjing anjing atau memberikan edukasi pada pemilik anjing agar bisa mengandangkan anjingnya sehingga tidak berkeliaran sembarangan .
Frenky Leny, salah seorang warga dan tokoh masyarakat Rt 11 Rw 06 kelurahan Naoioni kepada KPK- SIGAP mengatakan bahwa kejadian serupa bukan baru pertama kali terjadi namun sudah berulang ulang dan tetap memakan banyak korban. Maka diharapkan agar antara pemerintah dan masyarakat membangun sinergi yang tepat dan cepat demi mencegah rabies.
KPK- SIGAP
Yohanes Kupang .




